33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

TIK vs BTIK dalam Kurikulum Pendidikan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PADA kurikulum 2013 kita ketahui bersama bahwa mata pelajaran TIK  diganti menjadi BTIK (Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi). BTIK sifatnya adalah bimbingan tambahan dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi yaitu komputer dan internet. Karena sifatnya seagai bimbingan tambahan maka BTIK tidak diujikan. Sesuai dengan peraturan  menteri pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia Nomor 68 tahun 2014 tentang peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam implementasi kurikulum 2013.

Yang selanjutnya diperbaharui dengan Permendikbud Nomor 45 Tahun 2015, yakni guru TIK berperan untuk 1) membimbing peserta didik pada SMP/MTS, SMA/MA, dan SMA/MAK atau yang sederajat, 2) memfasilitasi sesama guru pada SMP/MTS, SMA/MA, dan SMA/MAK atau yang sederajat, 3) memfasilitasi tenaga kependidikan pada SMP/MTS, SMA/MA, dan SMA/MAK atau yang sederajat. Belum semua sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 telah melaksanakan BTIK sebagai bimbingan tambahan. BTIK dilaksanakan selama 1 jam pelajaran di dalam kelas, selebihnya bersifat bimbingan. Dengan diberlakukannya BTIK pada kurikulum 2013 maka peserta didik diasumsikan telah mampu menggunakan komputer sebagai sarana teknologi informasi dan komunikasi.

Pada kenyataannya di sekolah menengah tingkat pertama masih ditemukan peserta didik yang sama sekali belum mengenal komputer sebagai salah satu sarana teknologi dalam mencari informasi dan berkomunikasi. Hal itu dikarenakan tidak semua peserta didik memiliki komputer di rumah. Penguasaan teknologi informasi dan komunikasi peserta didik khususnya pada sekolah menengah tingkat pertama terbatas pada penggunaan alat komunikasi telepon pintar berbasis android. Penguasaan peserta didik pada alat komunikasi telepon pintar sebatas berkomunikasi melalui media sosial, dan bermain. Sangat sedikit sekali yang mampu menggunakan alat komunikasi telepon pintar untuk mencari informasi mengenai pelajaran yang mereka butuhkan.

Alangkah baiknya BTIK dikembalikan menjadi mapel TIK pada kurikulum 2013, karena TIK bukan sebagai bimbingan namun sebagai mata pelajaran. Harapannya peserta didik mampu menguasai komputer sebagai teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kegiatan pembelajarannya. TIK sebagai mata pelajaran dianggap penting karena; Pertama,  tidak semua peserta didik memiliki fasilitas pribadi seperti PC atau laptop di rumah sehingga dapat mempelajari sendiri. Kedua, penguasaan peserta didik dalam menggunakan komputer sebagai teknologi informasi dan komunikasi yang masih minim. Ketiga, adanya tugas dari mata pelajaran lain yang menuntut penguasaan peserta didik dalam menggunakan komputer untuk membuat laporan atau presentasi.

Tidak menutup kemungkinan bahwa ada peserta didik yang telah mendapatkan pelajaran komputer pada tingkat sekolah dasar dan mungkin sudah memiliki komputer di rumah. Tapi tidak menutup kemungkinan pula ada peserta didik yang belum menguasai bahkan belum memiliki komputer. Bagaimana mereka mampu menguasai penggunaan komputer sebagai media untuk mencari informasi dan berkomunikasi bila tidak diajarkan tapi hanya dibimbing. Belajar adalah sebuah proses perubahan tingkah laku akibat dari suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan bimbingan, bimbingan merupakan proses pemberian bantuan. TIK sebagai mata pelajaran memberikan pegetahuan dan perubahan tingkah laku pada peserta didik yang semula tidak mampu menggunakan komputer menjadi mampu menggunakannya sesuai kebutuhan peserta didik. Sedangkan BTIK bertujuan untuk membimbing peserta didik agar mengerti tentang teknologi informasi dan komunikasi. Cukupkah pendidikan hanya memberikan pengertian atau pemahaman tentang pentingnya teknologi informasi dan komunikasi pada peserta didik atau memberikan perubahan tingkah laku pada peserta didik dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. (igi1/aro)

SMP Negeri 3 Salatiga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemindahan PKL Tertunda

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rencana pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) Barito di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur ke Pasar Klithikan Penggaron, yang sedianya dilakukan kemarin, tertunda. Penundaan...

Siagakan 5 Ribu Personel di 200 Posko

SEMARANG – Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jateng menempatkan 5 ribu personel untuk berjaga di 200 Posko Mudik. Posko tersebut disebar...

Tanam 1.000 Pohon Kopi

WONOSOBO - Gerakan menanam pohon untuk menjaga hulu Daerah Aliran (DAS) Sungai Serayu mulai tampak. Selasa (26/9) lalu, aktivis lingkungan dan warga menanam 1.000...

Pahami Budaya Lokal, sebelum Manggung

MENJADI seorang master of ceremony (MC) di berbagai daerah, mengharuskan Dina Wuni Permata untuk melakukan riset serta memahami budaya dan kultur lokal terlebih dahulu, sebelum...

Laporan Keterangan Palsu

SEMARANG– Korban penganiayaan Ishak Sugeng Santoso yang dipukul menggunakan sepatu oleh rekan bisnisnya dokter Lianawati mengaku kecewa dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari...

GO-JEK Traveloka Dukung Penuh Liga 1

JAKARTA – Dua perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yakni GO-JEK – penyedia layanan on-demand terbesar berbasis aplikasi dan Traveloka - perusahaan internet penyedia aplikasi...