33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Targetkan 10 Ribu Peserta

Bank Jateng Borobudur Marathon 2018

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA-Perhelatan sport tourism bertaraf internasional Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 segera digelar pada 18 November mendatang. Event yang mengusung tema Raising Harmony itu menargetkan 10 ribu peserta, baik pelari Indonesia maupun mancanegara, untuk beradu lari di Kompleks Taman Lumbini, Borobudur.

Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo menjelaskan, tema tersebut dipilih sebagai wujud memupuk semangat kebersamaan antara pelari dan masyarakat Jawa Tengah.

Ditambahkan, meski pendaftaran peserta secara reguler baru akan dibuka pada 8 Juni, namun tercatat 5.900 peserta sudah mendaftarkan diri melalui berbagai kanal. Fakta tersebut sekaligus menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap lomba lari yang diselenggarakan untuk kali ketiga itu semakin tinggi.

“Sampai sekarang registrasi yang targetnya 10 ribu itu, yang sudah terdaftar dari berbagai kanal sebanyak 5.900 peserta. Sementara pendaftaran reguler untuk peserta akan kami buka 8 Juni 2018,” terangnya saat konferensi pers Launching Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 di Hard Rock Cafe Pacific Place, Kamis (31/5).

Tingginya animo masyarakat untuk mengikuti event sport tourism itu dibenarkan oleh Fayola, pelari Bank Jateng Borobudur Marathon 2017. Menurutnya, penyelenggaraan event yang dinobatkan sebagai Favorite Marathon 2017 oleh Indo Runners begitu teratur. Apalagi dengan keramahan masyarakat Magelang yang membuat para pelari terkesan. Bahkan, Globerrotes, komunitas lari marathon dunia yang diikuti Fayola memilih Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 sebagai ajang reuni bagi rekan-rekan komunitasnya.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Prof Mulyana menuturkan, Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 dapat menjadi branding nasional, bahkan internasional. Terlebih, sport tourism event itu selaras dengan target 20 juta wisatawan mancanegara yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Borobudur Marathon ini sudah menjadi branding nasional dan internasional. Sebagai sport tourism, ini adalah kekuatan besar karena pemerintahan Bapak Joko Widodo itu targetnya 20 juta wisatawan mancanegara bisa datang ke Indonesia dan salah satu yang menjadi idola sport tourism adalah Borobudur Marathon,” tuturnya.

Senada dengan Mulyana, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP berharap Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 sebagai sport tourism event dapat memberikan kesempatan bagi pelari Indonesia maupun mancanegara untuk menikmati budaya lokal. Mereka akan disuguhi dengan kuliner dan suvenir khas serta keramahan warga Magelang.

“Harapan kami, para runner bukan datang berlari untuk mendapatkan hadiah, tetapi mereka bisa menikmati budaya Jawa Tengah, khususnya di sekitar Borobudur. Termasuk kesenian dan makanannya serta budaya lokal lainnya. Multiplier effect-nya pada pertumbuhan ekonomi kerakyatan. UMKM akan tumbuh, handicraft dan kuliner akan laris,” harapnya.

Sri Puryono bahkan mendengar penginapan di sekitar lokasi event Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 sudah mulai habis, meski penyelenggaraannya masih 171 hari lagi. “Saya dengar penginapan di sekitar lokasi sudah mulai habis. Kami akan memanfaatkan rumah-rumah masyarakat untuk dikemas seperti penginapan,” jelasnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng, Supriyatno mengatakan bahwa semangat warga Magelang menyambut Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 sudah mulai terasa. Banyak di antara mereka yang antusias menanyakan bagaimana agar mereka bisa menjajakan dagangan saat event berlangsung.

“Saya rasa grengseng atau kehangatan event Borobudur Marathon semakin terasa. Ini ikon baru dan ekonomi akan bangkit. Bahkan banyak yang bertanya bagaimana kami bisa mendapatkan tempat untuk berjualan (saat event berlangsung). Bakul klethikan sudah menunggu event ini,” ujarnya sembari tersenyum.

Sebagai informasi, terdapat beberapa kategori lomba lari yang dapat diikuti oleh peserta, yaitu Full Marathon (42K) OpenFull Marathon (42K) Nasional, Half Marathon (21K) Open, Half Marathon (21K) Nasional, 10K Open, dan 10K Nasional. Masing-masing kategori lomba mempersyaratkan batasan usia peserta.

Untuk kategori 42K, peserta harus berusia minimal 18 tahun, sedangkan kategori 21K peserta harus berusia minimal 16 tahun. Sementara itu, kategori 10K mempersyaratkan usia peserta minimal 14 tahun dan kategori 42K Nasional Master 40+ untuk peserta yang sudah berumur 40 tahun atau lebih pada 31 Desember 2017. Peserta akan memperebutkan hadiah dengan total Rp 2,8 miliar. Selain itu, selebritas kakak-beradik, Sigi Wimala dan Agni Pratistha didapuk sebagai brand ambassador Bank Jateng Borobudur Marathon 2018. (*/kom/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Koleksi Ratusan Die Cast

Hobi memang bisa menjadi pemecah kejenuhan. Seperti yang dilakukan Kasatlantas Polres Salatiga AKP Eddy Sutrisno yang memiliki koleksi ratusan miniatur mobil atau die cast....

Lima Saksi Diperiksa Bersamaan

SEMARANG - Lima saksi diperiksa dalam sidang perkara dugaan korupsi pengadaan benih tebu pola II tahap II di Kabupaten Pati pada Dinas Perkebunan (Dinbun)...

Siapkan Rp 300 M untuk UMKM

SEMARANG – Bank Jateng lewat kredit Mitra 25 (M25) menyiapkan dana Rp 300 miliar. Kredit dengan bunga 7 persen per tahun ini bisa dimanfaatkan...

Tanam 8000 Bibit Bersama 1001 Pendaki di Lereng Merbabu

Berawal dari gempa bumi dan erupsi Gunung Merapi, sejumlah orang mendedikasikan dirinya menjadi sukarelawan sosial dan lingkungan. Salah satu komunitas peduli lingkungan ini, bernama...

Ombudsman Soroti Celah Kecurangan

SEMARANG– Sebanyak 6.010 peserta pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum dan HAM) Jateng dinyatakan gugur. Namun ada...

Cheongsam Meriahkan Perayaan Imlek

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Suasana kegembiraan dan kemakmuran tahun baru Imlek menyelimuti Grand Wahid Hotel Salatiga (GWHS). Dalam perhitungan kalender Tiongkok, tahun baru Imlek 2569...