33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Sita 1.652 Botol Miras dan 31 Liter Oplosan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Polres Demak kembali menggencarkan operasi terhadap minuman keras (miras) di sejumlah titik rawan di wilayah Demak. Dalam razia kemarin, petugas berhasil menyita sebanyak 1.652 botol miras serta 31liter miras oplosan. Miras miras tersebut merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Desa Geneng, Kecamatan Mijen dan kawasan Kracaan Demak Kota.

Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo melalui Kabagops Kompol Sutomo mengatakan, di akhir tugasnya sebagai Kabagops Polres Demak, dirinya bersama anggotanya terus melakukan operasi pekat di bulan suci Ramadan.

“Penyitaan miras ini menjadi kado di akhir jabatan saya sebagai Kabagops di Polres Demak,”ujarnya, kemarin.

Seperti diketahui, Kompol Sutomo sebentar lagi berpindah tugas sebagai Kabagops Polres Wonosobo. “Kita razia miras dan kita sita langsung setelah miras ini diturunkan dari mobil pemiliknya. Begitu miras diturunkan dari mobil, langsung kita sergap. Inilah jika harimau sudah turun gunung tidak takut,” kata dia. Ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas selama bulan suci Ramadan.

Kompol Sutomo mengatakan, selain miras, pihaknya juga melakukan razia terhadap penjaja makanan, lapak petasan dan kembang api. “Kegiatan ini bagian dari dari operasi pekat,”katanya.

Dia menyampaikan, agar para pedagang kembang api tidak menjual petasan. Sebab, petasan dinilai sangat membahayakan karena rawan meledak. “Dalam operasi ini kita sasar pedagang eceran sampai distributor,” tandasnya.

Untuk pedagang kembang api yang berjualan dalam jumlah banyak, harus mengantongi izin dan memperhatikan ukurannya. “Untuk jualan kembang api ada ukurannya. Kurang dari inci bisa digunakan. Tapi kalau lebih harus izin,”katanya. (hib/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...