33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Kopi Muria Laris di Kafe

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kudus menggencarkan promosi produk kopi Muria. Upaya tersebut sudah dibuktikan dengan menggandeng petani dan membawa produksi kopi ke ajang pameran nasional maupun lokal.

Kepala Dinas Tenaga Kerha Perindustrian Koperasi dan UMKM Bambang TW mengatakan, kopi Muria mampu bersaing dengan kopi lainnya, seperti kopi Aceh, Toraja, dan lain sebagainya. ”Kafe atau tempat nongkrong yang menyajikan kopi di Kduus sekarang ini sudah menggunakan produk kopi Muria. Tanaman kopi jenis robusta tumbuh di dataran tinggi Gunung Muria, tepatnya di Desa Colo, Dawe,” ungkapnya.

Ditambahkan, ada 330 petani kopi di Colo. Tiga di antaranya diolah menjadi kopi siap saji. Bambang mengatakan, dulunya para petani hanya menjual biji kopi, tapi sekarang sudah ada 30-an petani juga mengolah kopi menjadi siap saji.

Untuk memperkenalkan lebih ke masyarakat, rencananya akan menggelar kegiatan tentang kopi Muria, mulai dari penyajiannya sampai baristanya. Dia mengaku, untuk sekarang ini konsepnya baru diolah. ”Brand kopi Muria sudah mulai dikenal tidak hanya di masyarakat Kudus, tapi juga luar kota. Sebenarnya, tidak hanya di Desa Colo, Desa Rahtawu juga ada, tapi kami menyebutnya tetap kopi Muria karena berada jadi satu kabupaten. Hal itu juga untuk mempermudah promosi,” ungkapnya.

Salah satu petani sekaligus pengolah kopi Muria Pranyoto Shofil Fu’ad mengatakan, bagi penggemar kopi pasti bisa membedakan kopi Muria dengan kopi Aceh, Toraja, dan lainnya. Rasa kopi yang berbeda, pertama dari jenis tanah, dan kedua proses awal memasaknya. (san/lil/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Guru Harus Jadi Pelopor Anti Hoax

AKHIR -akhir ini masyarakat sedang menghadapi bahaya laten hoax melalui sosial media. kabar  hoax di sosial media cukup meresahkan masyarakat khususnya anak-anak sekolah. Selama...

Ciptakan Tas Berkualitas di Tengah Kesibukan Mengajar

RADARSEMARANG.COM - Kesibukan sebagai guru di SMP Negeri 3 Brangsong, Kendal, tak menghalangi Siti Munawaroh, 49, untuk terus berkarya.  Ia memproduksi tas handmade dengan...

Duta Wisata – GenPI Kembangkan Potensi Bejalen

SEMARANG - Ikatan Mbak Mas Jateng (IMMJ) Bakorwil I dan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jateng berupaya mengembangkan potensi Desa Wisata Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Ketua...

Najwa Shihab Sapa Mahasiswa Baru UKSW

SALATIGA - Najwa Shihab memeriahkan rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Jumat (25/8) siang, dalam acara bertajuk Najwa Shihab...

Bukber Asyik di ACP Cafe

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – ACP Cafe & Resto di Jalan Patiunus 38 Klego Pekalongan bisa menjadi salah satu rekomendasi tempat yang asyik untuk menikmati menu bukber...

Bisnis Ritel Bersaing dengan Online

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Perkembangan belanja online mulai memberikan imbas pada bisnis ritel modern. Menghadapi persaingan ini, pusat perbelanjaan modern di Magelang memperbanyak event untuk...