33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Kopi Muria Laris di Kafe

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kudus menggencarkan promosi produk kopi Muria. Upaya tersebut sudah dibuktikan dengan menggandeng petani dan membawa produksi kopi ke ajang pameran nasional maupun lokal.

Kepala Dinas Tenaga Kerha Perindustrian Koperasi dan UMKM Bambang TW mengatakan, kopi Muria mampu bersaing dengan kopi lainnya, seperti kopi Aceh, Toraja, dan lain sebagainya. ”Kafe atau tempat nongkrong yang menyajikan kopi di Kduus sekarang ini sudah menggunakan produk kopi Muria. Tanaman kopi jenis robusta tumbuh di dataran tinggi Gunung Muria, tepatnya di Desa Colo, Dawe,” ungkapnya.

Ditambahkan, ada 330 petani kopi di Colo. Tiga di antaranya diolah menjadi kopi siap saji. Bambang mengatakan, dulunya para petani hanya menjual biji kopi, tapi sekarang sudah ada 30-an petani juga mengolah kopi menjadi siap saji.

Untuk memperkenalkan lebih ke masyarakat, rencananya akan menggelar kegiatan tentang kopi Muria, mulai dari penyajiannya sampai baristanya. Dia mengaku, untuk sekarang ini konsepnya baru diolah. ”Brand kopi Muria sudah mulai dikenal tidak hanya di masyarakat Kudus, tapi juga luar kota. Sebenarnya, tidak hanya di Desa Colo, Desa Rahtawu juga ada, tapi kami menyebutnya tetap kopi Muria karena berada jadi satu kabupaten. Hal itu juga untuk mempermudah promosi,” ungkapnya.

Salah satu petani sekaligus pengolah kopi Muria Pranyoto Shofil Fu’ad mengatakan, bagi penggemar kopi pasti bisa membedakan kopi Muria dengan kopi Aceh, Toraja, dan lainnya. Rasa kopi yang berbeda, pertama dari jenis tanah, dan kedua proses awal memasaknya. (san/lil/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Maret, Yaik Baru Sudah Kosong

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Minggu ketiga Januari ini, segera dilakukan sosialisasi pedagang Yaik Baru untuk dilakukan relokasi ke kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). "Sudah dilakukan...

Sam Poo Kong End Year Festival

RADARSEMARANG.COM - MEMERIAHKAN akhir tahun 2017, Kelenteng Sam Poo Kong menggelar Sam Poo Kong End Year Festival. Kegiatan diisi sederet perlombaan yang bisa diikuti,...

BPP Setuju Perda Izin Gangguan Dicabut

SEMARANG - Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Kota Semarang tidak keberatan Perda No 20 Tahun 2011 tentang Izin Gangguan (HO) dicabut. Keputusan ini diambil...

Laboratorium Tembakau Pertama di Indonesia

TEMANGGUNG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung kini memiliki Gedung Laboratorium Tembakau. Laboratorium yang berada di komplek studio Temanggung TV di Jalan Lingkar Maron Temanggung diresmikan Bupati...

Pendidikan Demokrasi Melalui Pemilu Karangtaruna

UNGARAN - Sebagai bentuk penerapan demokrasi sejak dini Pemerintah Desa (Pemdes) Bakalrejo Kecamatan Susukan menggelar pemilihan ketua karangtaruna setempat, Senin (18/12). Kades Bakalrejo Abdullah mengatakan...

Siap Tangkis Hoax

MAGELANG – Relawan pendukung Sigit Widyonindito saat maju Pilkada 2015 siap menangkis berita hoax yang mendiskreditkan Sigit. Tim cyber yang berjumlah 25 orang menamakan...