33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Kelola Sampah, Kendal Jajaki Kerjasama dengan Bulgaria

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Permasalahan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, menjadi permasalahan pelik bagi warga. Pasalnya, TPA yang tidak ada tempat pengolahan dan hanya jadi tempat pembuangan itu menimbulkan polusi berupa bau menyengat dan mencemari lingkungan. Alhasil, warga sekitar yang terdampak mengeluh.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Sahur Bersama dan salat Subuh berjamaah bersama Bupati Kendal dan Forkopimda. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Darusalam Desa Darupono, Kamis (31/5).

Salah satu warga, Trimo yang juga mantan Ketua DPRD Kendal meminta kepada pemkab untuk menangani sampah secara serius. “Mohon agar sampah ini tidak hanya dibuang saja, tapi ada pengelolaannya. Sehingga TPA ini perlu dibangun ulang agar lebih baik dantidak menimbulkan polusi yang merugikan warga dan alam,” katanya.

Menanggapi hal tersebut,  Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, saat ini pihaknya mulai menjajaki kerjasama dengan Negara Bulgaria, terkait pengelolaan sampah.  “Jika tidak ada kendala, Juli nanti bisa dilakukan MoU dan sampah bisa tertangani dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah berkonsultasi ke Pusat untuk penanganan sampah di semua wilayah Kendal. Sehingga 2019 tidak ada lagi sampah berceceran. “Mimpi saya, Kendal ini bisa bersih dari sampah dan warganya juga sadar akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Mirna.

Masalah sampah, lanjut bupati, salah satunya akan ditangani dengan memanfaatkan BUMDes. Seluruh permasalahan sampah bakal tertangani dengan baik dengan melibatkan seluruh stakeholder di Kabupaten Kendal.

Dalam kegiatan tersebut, warga juga mempersoalkan jalan di depan bekas kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan (Kalsel). Mirna memastikan tahun 2018 ini jalan diperbaiki.

Begitupun masalah kantor Kecamatan Kalsel yang belum menuai solusi, karena bangunan yang ada mangkrak. Menurutnya Baperlitbang telah bertemu dengan Perhutani pekan lalu, untuk membicarakan tukar guling pada bulan Juni dan Juli 2018. Sehingga Kecamatan Kaliwungu Selatan dipastikan mempunyai kantor baru yang pembangunannya bisa segera dilakukan setelah adanya tukar guling.

Sementara itu, dalam kegiatan Sahur Bersama tersebut, Pemkab Kendal melalui Baznas menyerahkan bantuan paket sembako pada kaum duafa dan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp 5 juta. (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

2017, Wali Kota Targetkan Belanja Langsung 70 Persen

SEMARANG - Sejumlah proyek pembangunan fisik di lingkungan Pemkot Semarang tahun anggaran 2016, diresmikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (17/1). Seperti peresmian...

Pedagang Pasar Induk Segera Direlokasi

WONOSOBO - Pembangunan Pasar Induk Wonosobo rencananya dimulai pada November 2017. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 150 miliar dengan sistem multiyears, pembangunan pasar induk...

21 Pejabat Dilantik

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sebanyak 21 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Magelang dilantik dan diambil sumpahnya, di Gedung Adipura, kemarin. Mereka terdiri atas 20 pejabat...

Dewan Dukung Investasi di Batang

BATANG–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang mendukung iklim investasi di wilayahnya dengan baik. Namun tetap dengan mengikuti aturan dan hukum yang berlaku,...

Sejak Tak Jadi Menteri, Pak Dirman Menulis 3 Buku

RADARSEMARANG.COM - SOSOK Sudirman Said bisa diibaratkan seperti air. Tidak pernah diam, selalu mengalir, bergerak. Jiwa aktivisnya tidak pernah mati, semangatnya selalu menyala, di...

Berdayakan Lewat Zakat dan Wakaf

SEMARANG-Hutang bukan satu-satunya jalan yang baik. Karena itu, umat Islam membutuhkan instrument pemberdayaan Islam melalui zakat dan wakaf. Hal tersebut disampaikan Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis...