33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Tempatkan di Blok Khusus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Ratusan narapidana (napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekalongan ditempatkan di blok khusus di Rumah Tahanan (Rutan) Rowobelang. Napi tersebut dievakuasi karena tembok Lapas Kelas 2 A Pekalongan roboh akibat terus-terusan diterjang rob.

Kepala Rutan (Karutan) Batang, Mohammad Ilham Agung Setyawan menjelaskan, napi yang dititipkan di Rutanya datang dua gelombang. Pengiriman pertama pada Rabu (23/5), sebanyak  61 orang dan yang kedua sebanyak 50 orang. Dengan rata-rata hukuman di atas 5 tahun. Karena bersifat darurat pemindahan hanya berupa fisik, belum disertai dokumen lengkap.

“Semua napi kemarin hanya kita tanyakan manual saja langsung kepada bersangkutan. Karena di Lapas Pekalonga juga masih belum bisa mengakses komputer,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Rabu (30/5).

Dari data sementara diketahui 85 orang adalah napi dan sisanya adalah napi pidana umum. Namun dengan massa hukuman di atas 5 tahun, paling lama ada yang 20 tahun.

Agar tidak bersentuhan dengan para tahanan, para napi dimasukkan blok khusus. Yaitu di Wisma Dahlia yang memiliki kategori, Maximum Security. Mereka juga tidak bisa bebas keluar masuk lingkungan blok, bahkan dibatasi keluar dari kamar. Seperti saat mereka berada di Lapas Pekalongan.

“Sengaja kami taruh di 1 blok khusus, agar tidak berbaur dengan tahanan. Selain itu mereka harus menyesuaikan aturan, karena Rutan dan Lapas perlakuannya beda. Di sini lebih ketat semua harus tertib,” sebutnya.

Seperti dalam disiplin makan minum. Peralatan ada yang boleh dan tidak boleh, hingga haram bawa HP. Jika ketahuan melanggar terutama HP, maka ternacan akan dhilangkan haknya dalam memperoleh remisi hukuman.

Terkait banyaknya napi narkoba, pihak Rutan juga sudah kirim surat ke BNN untuk tes urine. Karena mereka terbilang rawan, sehingga harus segera diperiksa secara rutin.

Dengan bertambahnya napi titipan dari Lapas Pekalongan, otomatis kini penghuni Rutan Rowobelang menjadi 348 orang. Hal ini melebihi kapasitas Rutan yang hanya menampung 217 orang saja. Namun kata Ilham, kondisi tersebut walaupun terbilang overload masih diarsa wajar, karena kondisinya masih cukup untuk ditempat para napi.

“Ini kedaaan darurat, walaupun terasa overload namun para napi masih bisa tidur, masih dalam batas kewajaran. Namun sayangnya meraka akan di sini dalam batas waktu yang tidak bisa ditentukan, karena menunggu lokasi Lapas baru,” tandasnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

APG 2018 Mainkan 18 Cabor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pesta olahraga bergengsi Asia bagi atlet difabel yaitu Asian Para Games (APG) 2018 sudah siap digeber. Tim Indonesia Asian Para Games...

Sambut Ramadan, Warga Lakukan Tradisi Kungkum

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ribuan masyarakat mengikuti tradisi kungkum jelang puasa Ramadan di petilasan Joko Tingkir, Senjoyo, Kecamatan Tengaran Rabu (16/5). Masyarakat mulai membanjiri di...

Usai Sikat Boks, 6 Pencuri Pesta Sabu

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Enam pelaku pencurian boks milik PT Telkomsel di ruas Jalan Dr Soepomo, tepatnya di depan Hotel Wisnu diamankan kemarin. Dalam aksinya, mereka...

Gunakan Barcode untuk Presensi Kuliah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Univesitas Khatolik (Unika) Soegijapranata meluncurkan program presensi kuliah dengan menggunakan QR Code atau juga dikenal dengan istilah barcode tiga dimensi untuk...

DPRD Pemalang Belajar Tingkatkan PAD

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – DPRD Kabupaten Pemalang, Selasa (24/7) kemarin berkunjung ke DPRD Kota Magelang. Kunjungan ini untuk mempelajari upaya strategis Kota Magelang dalam memperoleh...

Tadarus Alquran

RADARSEMARANG.COM - Aksi mahasiswa Unnes semula berlangsung damai, dibarengi dengan membaca Alquran. Namun tetap mogok bicara dengan menutup masker pada hari ke empat di...