Beranda Mungkid Pesan Damai dari 2.000 Lampion

Pesan Damai dari 2.000 Lampion

Detik-detik Waisak 2562BE/2018

Others

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Detik-detik Waisak 2562BE/2018 dengan pelepasan 2.000 lampu lampion di pelataran Candi Borobudur Magelang, Selasa (29/5) malam berlangsung meriah. Sekitar tiga ribu umat Buddha dari Indonesia dan mancanegara memadati kawasan candi yang masuk warisan dunia tersebut.

Panitia Acara Dwiyana Wahyudi menuturkan, pihaknya menyediakan 2.000 tiket masuk. Namun, animo masyarakat, baik dari umat Buddha maupun pengunjung biasa sangat tinggi. Yang hadir tembus mencapai tiga ribuan pengunjung. “Mengingat tempat yang terbatas, yang bisa masuk hanya yang bertiket sebanyak 2000 umat. Sementara yang lainnya, terpaksa mengikutinya di luar garis pembatas,” ucapnya usai pelepasan lampion.

Dwi menerangkan, sebelum pelepasan lampu lampion, diawali dengan acara meditasi yang dipandu oleh 20 biksu dari mancanegara, yakni, Thailand, Malaysia, Myanmar, Singapura, Australia, Vietnam. “Acara meditasi dimulai pukul 21.30 sampai dengan 22.30. Tepat pukul 22.30 dimulai pelepasan lampu lampion, pelepasan lampu lampion dibagi menjadi tiga tahap dan berakhir pada pukul 24.00,” terangnya.

Sekretaris Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI) itu menjelaskan, acara pelepasan lampion dikemas untuk umum, meski sebagian besar dari umat Buddha. Selain peserta dari Indonesia, banyak pula yang datang dari luar negeri. Seperti Brazil, Kanada, Italia, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Singapura dan Thailand. “Spirit dari pelepasan 2.000 lampu lampion adalah light of peace (cahaya kedamaian),” ungkapnya.

Ia menegaskan, nyala lampion mencerminkan nyalanya perdamaian di masing-masing pribadi> Penyalaan lampion secara bersama-sama menyimbolkan perdamaian yang tercipta di dunia. “Perdamaian dimulai dari diri sendiri, lalu kita menyemaikan untuk perdamaian dunia. Saat meditasi tadi, kita juga berdoa, semoga semua makhluk di dunia ini hidupnya berbahagia, tenang dan tentram,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung asal Italia, Maria Basso mengaku senang bisa merayakan Waisak di Candi Borobudur. “Pelepasan lampu lampion bagus, eksotik. Inilah yang saya tunggu-tunggu. Saya sudah lima kali mengikuti acara seperti ini, ke depan saya akan kembali lagi ke sini,” ucapnya dalam bahasa Inggris. (san/ton)

Stay Connected

12,288FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here