33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Ngopi Jadi Gaya Hidup Baru

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Berawal dari hobi ngopi Graciani Kanesia bertekad mendirikan Coffee n Beyond Cafe. Apalagi kopi sebagai gaya hidup belum menjadi tren di Kota Pekalongan. Ia ingin membawa kopi sebagai alat silaturahmi dan gaya hidup baru untuk bergaul.

“Seperti nama kafe kami Coffee n Beyond, kopi tanpa batas atau melewati, dengan maksud dengan minum kopi bersama akan lebih akrab tanpa batasan,” jelasnya saat ditemui Radar Semarang.

Diceritakan Graciani, pada awal berdiri 1 Juli 2015, penjualan kopi memang belum sesuai harapan. Karena tren orang minum kopi hitam murni tanpa gula belum populer. Masih banyak yang pesan kopi dingin atau es, dengan berbagai campuran rasa manis dan susu.

Lambat laun, penggemar kopi mulai ditawari menikmati kopi murni panas. Agar semakin menarik, sering langsung diseduh di depan pengunjung. Proses ini untuk menarik pengunjung menikmati sensasi baru minum kopi. Cara ini ternyata cukup berhasil. Penjualan kopi panas semakin besar.

“Awalnya kita buka, malah kebanyakan orang nongkrong, namun coba kita ajak ngopi. Berawal pesan ice coffee dan sejenisnya, hingga akhirnya mau minum hot coffee,” ucapnya senang.

Di era kekinian, ngobrol bisnis tidak harus formal. Sekarang banyak orang yang menggelar rapat bisnis di kafe, tidak harus ke kantor. Dan ternyata pangsa pasar itu tepat. Semakin lama tren itu digemari. Karena rapat di kafe lebih menyenangkan, tidak harus ramai-ramai, kadang berdua bertiga, asyik saja. Ditambah dengan sajian kopi dan nuansa cafe Beyond and Coffee yang memang cozy, membuat pengnjung betah berlama-lama untuk ngobrol.

Ditambahkan Manager Coffee n Beyond Cafe, Mike Sanjaya, pada tahun kedua sudah mulai banyak yang ngopi seperti harapannya. Hingga kini, dalam sehari bisa terjual 100 cup kopi murni. (han/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Petir Jagung

Oleh Dahlan Iskan Harga telur turun. Pada saatnya nanti. Ketika harga jagung sudah turun. Juga pada saatnya nanti. Sekarang sudah serba salah. Mau impor sekali lagi?...

Sandy Tak Bisa Lupa saat Diminta Tukar Biola dengan Mikrofon

Susunan lagu Didi Kempot saat manggung kebanyakan hasil tawar-menawar dengan penonton, bukat setlist yang disiapkan dulu. Mau main apa, mau main pakai apa, bukan...

Saatnya Menjadi Guru Penulis

RADARSEMARANG.COM - CITA-cita menjadi guru penulis? Bukan mustahil bagi seorang guru untuk dapat menuangkan ide/gagasan dalam tugasnya mencerdaskan peserta didik ke bentuk tulisan. Contoh mudahnya,...

Harga Kedelai Mahal

RADARSEMARANG.COM - Pekerja membungkus kacang kedelai untuk membuat tempe di sentra industri tempe Jalan Saputan, Jomblang, Kota Semarang, Senin (8/1). Harga kacang kedelai masih...

Tetap Beri Kritik, Jangan Hanya Jadi Corong

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Menjelang pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 media diminta untuk berimbang dalam menyajikan pemberitaan. Dalam hal ini, media harus memberikan kesempatan sama...

Dapat BOK 9 M, Dinkes Diminta Hati-Hati

BATANG-Pemkab Batang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mendapatkan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebesar Rp 9 miliar. Bantuan tersebut sebagai...