33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Hadirkan Nuansa Heritage dan Menu Khas

Restoran Pringsewu Kota Lama Semarang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

NUANSA HERITAGE : Bangunan Restoran Pringsewu Kota Lama bernuansa heritage.
NUANSA HERITAGE : Bangunan Restoran Pringsewu Kota Lama bernuansa heritage.

Memiliki kekhususan dan kekhasan. Baik pilihan menu, konsep maupun tema outlet. Inilah yang diunggulkan oleh Restoran Pringsewu Group, beserta jaringannya. Salah satunya adalah Restoran Pringsewu Kota Lama, cabang baru di Kota Semarang.

RADARSEMARANG.COMDIBUKA sejak 10 Mei 2018 dan diresmikan pada 12 Mei 2018, Restoran Pringsewu Kota Lama ini berlokasi di Jalan Suari Nomor 10 – 12. Ini merupakan cabang ke-21 dari Pringsewu Group. Di Kota Semarang, Pringsewu Kota Lama adalah cabang pertama dalam brand restoran dan merupakan outlet kedua setelah sebelumnya membuka usaha kuliner jenis lain, yaitu Mie Pasar Baru.

Keunikan tersebut, mendapat apresiasi dari Jawa Pos Radar Semarang, melalui program Culinary Award. Penghargaan diserahkan oleh Manager Pemasaran Jawa Pos Radar Semarang, Bambang Krisnadi, kepada Direktur Utama (Dirut) Pringsewu Restaurant Group, Bambang Riyadi.

Menurut Bambang Krisnadi, kehadiran Pringsewu Kota Lama ini menambah kazhanah kuliner di Kota Semarang, sekaligus mempopulerkan Kota Lama. “Pringsewu unggul dalam konsep tempat dan menu bercitarasa khas. Saya sekeluarga pernah berkunjung ke Pringsewu Sleman. Bersyukur sekarang di Semarang ada cabangnya. Tempatnya nyaman, banyak tamannya, dan makanannya juga nikmat,” ungkapnya di sela acara peresmian.

Dirut Pringsewu Restaurant Group, Bambang Riyadi, memaparkan, kekhususan dan kekhasan menjadi ciri yang ingin ditonjolkan. “Awal mula Pringsewu adalah dari restoran taman i Purwokerto tahun 1991 silam. Ternyata antusiasme masyarakat luar biasa. Restoran ini tidak saja menyajikan hidangan, tetapi juga tempat rekreasi keluarga. Nah, karena kami nilai prospeknya bagus, maka konsep seperti ini terus dikembangkan,” jelasnya.

Saat ini, sudah banyak berdiri cabang Restoran Pringsewu di berbagai kota. Antara lain di Purwokerto, Banyumas (Sumpiyuh), Tegal, Purbalingga, Rembang, Solo dan Semarang. Selain itu, Restoran Pringsewu cabang Jogjakarta, cabang Cirebon (Gronggong), dan cabang Pangandaran (Pantai Pangandaran).

Menurut Bambang Riyadi, Pringsewu Kota Lama mengangkat tema heritage. Hal ini terlihat dari struktur bangunan bernuansa tempo dulu. Dilengkapi ruang di lantai 1 dan lantai 2, balkon lantai 2, serta taman outdoor di bagian tengah lantai 1 yang berdekorasi artistik.

Tersedia pilihan menu untuk Pernikahan, Ulang Tahun, Rombongan Wisata, ataupun umum. Masakannya pun beragam dan spesial, di antaranya Gurami Pesmol, Udang Hotchi, Sup Pancawarna, Nasi Liwet, hingga Tape Ketan Daun Jambu dan Pepes Bandeng yang dapat dibawa pulang sebagai oleh–oleh.

“Semoga kehadiran kami melengkapi Kota Lama sebagai destinasi wisata Kota Semarang, sehingga lebih maju dan ramai,” jelas Bambang Riyadi. (fiq/culinary radar semarang/ida).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hukum Mengerjakan Salat Dzuhur Setelah Salat Jumat

Pertanyaan : Assalamu’alaikum warahmatullah yang terhormat Bapak KH Ahmad Izzuddin. Mau tanya, bagaimana hukum mengerjakan salat Dzuhur setelah salat Jumat? Apakah Rasulullah SAW pernah mengerjakan...

Dede Buktikan Support Olahraga Jateng

SEMARANG - PSIS Semarang memberikan apresiasi kepada Dede Indra Permana Sudiro yang maju menjadi bakal calon wakil gubernur Jateng dalam konstalasi Pemilihan Kepala Daerah...

Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Berbahasa Inggris

RADARSEMARANG.COM - SEBAGAI seorang guru selayaknya terus mengembangkan kompetensi yang menyangkut hal teknis maupun non teknis dalam pembelajaran. Kompetensi bebahasa adalah salah satu kemampuan...

Pemindahan Lapak PKL Jadi Sorotan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemindahan lapak pedagang kaki lima (PKL) di jalan lambat Sultan Fatah Kota Demak mendapat sorotan dari DPC PKB Demak. Sekretaris DPC...

Masih Ada Siswa Gaptek UNBK

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Demak, masih menjadi kendala bagi sebagian siswa. Meski sudah dilatih saat tryout, namun masih ada diantara...

Bangun Kesadaran Hukum Melalui Upgrading

SEMARANG - Dalam rangka mengoptimalkan kinerja Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Wilayah Jawa Tengah, kegiatan Upgrading diadakan bersama lintas organisasi dan komunitas yang tergabung dalam...