31 C
Semarang
Minggu, 22 November 2020

SMPN 1 Magelang Terbaik se-Jateng

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – SMPN 1 Kota Magelang berhasil meraih hasil terbaik dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) se-Provinsi Jawa Tengah. SMPN 1 Kota Magelang berhasil membukukan nilai rata-rata sekolah tertinggi di Jawa Tengah, yakni 350,10.

Kepala SMPN 1 Kota Magelang Nur Wiyono SN saat pengumuman kelulusan di hadapan siswa dan orangtua kelas IX mengatakan, dari hasil UNBK juga diketahui bahwa 234 siswa kelas IX SMPN 1 Kota Magelang dinyatakan lulus 100 persen. “SMPN 1 meraih nilai rata-rata sekolah tertinggi di Jawa Tengah, yakni 350,10 dan kemungkinan peringkat 1. Namun, peringkat ini sebenarnya tidak diumumkan oleh dinas di provinsi. Tapi, di grup sekolah RSBI se-Jawa Tengah saling berbagi nilai yang didapat dan sekolah kita yang meraih nilai tertinggi,” kata Nur Wiyono.

Hasil tersebut makin meneguhkan SMPN 1 Magelang masih menjadi yang terbaik di Jawa Tengah. Prestasi tersebut, menurut Nur Wiyono, berkat kerja keras banyak pihak, dari guru, orang tua, komite hingga Pemkot Magelang yang komitmen untuk mempertahankan prestasi.

“Nilai ini juga sekaligus menegaskan pada para siswa dan orang tua agar tidak perlu khawatir tentang sistem zonasi yang diterapkan pada PPDB tingkat SMA. Kami yakin anak-anak bisa melanjutkan ke SMA yang menjadi keinginannya tanpa terhalang oleh sistem zonasi,” imbuh Nur Wiyono.

Sementara, Kepala Disdikbud Kota Magelang Taufik Nurbaik mengungkapkan, untuk tingkat provinsi memang tidak disampaikan pemeringkatan dari nilai tertinggi sampai terendah. “Di Kota Magelang pun sebenarnya tidak ada pemeringkatan. Tapi, karena sekolahnya hanya 23 negeri dan swasta, maka hanya diurutkan saja nilainya dari yang tertinggi sampai terendah. Yang jelas, kami sangat mengapresiasi SMPN 1 Magelang yang meraih prestasi luar biasa di tahun akademik ini,” tukas Taufik. (had/ton)

Berita sebelumyaArtos Buka Lebih Lama
Berita berikutnyaPemkot Raih Opini WTP

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...