33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Bersihkan Patung Budha dengan Air Wangi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Menjelang perayaan Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, sejumlah bhikku membersihkan patung Budha di halaman Vihara Mahavira Graha Semarang di bilangan Jalan Marina Raya Semarang, Senin (28/5) kemarin. Dengan membawa alat seadanya berupa kain lap, mereka membersihkan rupang tersebut dengan diawali pembacaan paritta

Bhikku Maitri Virya menjelaskan, pembersihan rupang Budha sebelum Hari Waisak menjadi sebuah simbolisasi bahwa batin ini juga harus bersih. “Selain membersihkan rupang, juga ada yang mengikuti program pelatihan meditasi dan program sebulan penghayatan Dhamma. Program positif ini menjadi salah satu cara untuk melatih diri dalam meningkatkan kualitas batin,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain itu, lanjut dia, dengan mengikuti ritual ini bisa menghapus kebencian, kerakusan dan kotornya hati. Berbagai persiapan lain, juga dilakukan. Karena pada Hari Raya Waisak, ribuan umat Budha dari berbagai kota akan datang.

“Dengan menggunakan air wangi sebagai media menyucikan patung Budha. Ini merupakan ritual penting dan paling ditunggu oleh bhikku, untuk menyucikan diri dari dosa-dosa yang pernah diperbuat,” ujarnya.

Berdasarkan sejarah, imbuhnya, ritual memandikan patung Budha dilakukan oleh seluruh umat Budha di penjuru dunia. “Biasanya sebelum merayakan hari Raya Waisak ditandai dengan membersihkan patung Budha terlebih dahulu,” katanya.

Puncak peringatan Trisuci Waisak 2562/2018 hari ini dilakukan upacara penurunan relik dan dilanjutkan dengan puja relik Hyang Budha, Arahat Mongallyana dan arahan Sapiputra serta kebaktian Waisak dan penyalaan Pelita Waisak.  “Setelah membersihkan patung Budha, esok harinya (hari ini, Red) akan dilakukan upacara keagamaan memperingati Hari Waisak,” ujarnya.(hid/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terminal Bus Karangawen Rusak Parah

DEMAK-Keberadaan Terminal Bus Pasar Karangawen tak ubahnya bangunan tua tak berpenghuni. Kondisinya kumuh tanpa perawatan, menjadikan terminal ini ditinggalkan angkutan-angkutan umum. Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Jumat...

Pastikan Nelayan Tinggalkan Cantrang

SEMARANG – Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Ganti) Jateng akan lebih intens mengawal nelayan selama enam bulan masa transisi penggantian alat tangkap cantrang. Terutama memastikan nelayan...

Respons Cepat lewat Smile Police

SEMARANG-Polda Jateng resmi meluncurkan aplikasi Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik atau Smile Police. Di dalam aplikasi online tersebut terdapat 11 program prioritas kapolri. Launching...

Banyak Warga Belum Paham Gizi Seimbang

SEMARANG – Masih banyak warga yang belum memahami mengenai gizi seimbang. Karena itulah, Tim Penggerak PKK diminta lebih intensif menyosialisasikan gizi seimbang kepada masyarakat. ”PKK...

Promosi Desa Wisata Harus Melek Medsos

WONOSOBO—Anggrung Gondok, Desa Reco, Kecamatan Kertek, resmi dibuka oleh Gubernur  Ganjar Pranowo, pada Jumat (24/11) kemarin. Kegiatan diisi dengan festival yang diikuti 22 desa...

280 BPR Dalam Pengawasan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 332 aduan dari nasabah diterima oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng dan DIJ sepanjang tahun 2017 lalu. Aduan...