33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Sri Mulyani Cek Pembiayaan Mikro

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SUKOHARJO – Pedagang pasar Grogol dihebohkan dengan datangnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Pasar Telukan, Grogol, Sukoharjo, kemarin (25/5). Sri Mulyani datang pukul 06.30 sampai pukul 08.00 di pasar tersebut.

Bukan hanya sekedar berkunjung saja. Saat itu Menkeu juga memiliki agenda memantau penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Pihaknya langsung bertanya pada pedagang yang menjadi debitur UMi terkait penggunaan dana pinjaman.

“Program UMi ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kecil utamanya para pedagang pasar karena syarat pinjaman sangat mudah,” ujar Sri Mulyani.

Dia mengatakan, untuk Sukoharjo sendiri total penyaluran UMi mencapai Rp 6,84 miliar untuk 1.651 debitur. Penyalurannya melalui beberapa lembaga, masing-masinh Permodalan Nasional Madana (PNM) sebesar Rp 1,764 miliar untuk 833 debitur, Pegadaian sebesar RpRp 2,078 miliar untuk 323 debitur, BMT NU Sejahtera sebesar Rp 2,370 miliar untuk 237 debitur, BMT Bina Ummat Sejahtera (BUS) sebesar Rp 624,580 juta untuk 258 debitur.

Khusus untuk penyaluran UMi di Pasar Telukan melalui lembaga BMT BUS sebesar Rp 12,7 juta untuk sembilan debitur, Pegadaian Rp 18 juta untuk dua debitur, dan PNM Rp 20 juta untuk 10 debitur. Menurut Menkeu, dengan program UMi tersebut diharapkan semakin memudahkan pedagang kecil mendapatkan bantuan permodalan dengan syarat mudah.

Disisi lain, dalam kunjungannya di Pasat Telukan, Menkeu dengan dipandu petugas mendatangi satu persatu pedagang Pasar Telukan di lantai dua. Pedagang yang didatangi merupakan debitur pembiayaan UMi. Namun, Menkeu pun tak segan berhenti di pedagang lain non-debitur untuk sekadar berdialog mengenai harga barang.

Setidaknya, ada lima pedagang di Pasar Telukan yang jadi debitur pembiayaan UMi. Masing-masing pedagang daging ayam, tahu, pedagang sayur, pedagang jajan pasar, dan juga pedagang kelontong. Meski begitu, Menkeu juga sesekali berhenti pada pedagang lainnya untuk berdialog bahkan membeli dagangan.

Kunjungan Menkeu Sri Mulyani di Pasar Telukan memang berkonsep dialog langsung dengan Menkeu mendatangi satu persatu pedagang. Tidak ada acara seremonial dalam kunjungan Menkeu di Pasar Telukan, Grogol, Sukoharjo.

Sementara itu, Director of Finance and IT Pegadaian Teguh Wahyono mengatakan, saat ini sudah Rp 225 miliar yang disalurkan Pegadaian untuk program UMi. Khusus di Jateng, sudah terdapat sekitar 7.000 nasabah yang juga debiturUMi dengan nilai Rp 34 miliar. Rata-rata nasabah mendapatkan Rp 5,7 juta per pinjaman. Jangka waktu pinjaman sendiri mulai 1tahun hingga 3 tahun. “Program ini lebih murah dibanding yang lain dan ada pendampingan dari petugas. Program ini membantu para pengusaha kecil agar ke depan bisnisnya lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, program UMi targetnya memang penusaha kecil yang selama ini tidak bisa mengakses bank. Syarat untuk mendapat pinjaman modal pun sangat mudah, yakni cukup surat keterangan usaha dari kelurahan/desa. Teguh juga mengatakan, tahun ini target penyaluran UMi untuk Pegadaian Jateng sebesar Rp 78 miliar. (yan/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penggemarnya Kakek-Kakek

SUDAH hampir tiga tahun, Yosephine Adriana Widia Primastika menjadi penyiar Radio Thomson 106,8 FM Semarang. Ia meniti karir menjadi penyiar setelah lulus kuliah di...

Lima Paslon Siap Bertarung

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Lima pasangan calon siap bertarung di Pilkada wilayah eks Karesidenan Kedu. Tiga paslon akan berlaga di Kabupaten Temanggung dan 2 paslon...

Stikes Karya Husada Ajak Bumil Senam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Karya Husada Semarang, mengajak ibu hamil di Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, untuk melakukan senam khusus...

Syukuran, Undang Dimas Tedjo Blangkon

MAGELANG –Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang akan menghadirkan penyanyi campursari Dimas Tedjo Blangkon yang tengah naik daun untuk manggung di Pasar Rejowinangun....

Lima Pelaku Curat dan Penadah Diringkus

KAJEN - Sebanyak lima pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), empat diantaranya residvis dan telah 12 kali melakukan pencurian, yang beraksi di Kabupaten Pekalongan berhasil...

Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Ribuan warga Temanggung memadati halaman GOR Bambu Runcing Temanggung mengikuti kegiatan senam massal peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), Jumat (13/7)....