33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Dorong Masyarakat Awasi Dana Desa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – AWAL pengembangan TI Desa, diakui Bupati Junaedi berawal dari implementasi UU Desa tahun 2015 bahwa desa wajib menggunakan TI. Padahal, masyarakat desa maupun pemerintah desa belum semuanya mengetahui tentang teknologi. “Karena itulah, kami gagas cara meningkatkan masyarakat desa mel TI. Kemudian kami terapkan ebudgeting dan eplanning, sehingga semua orang bisa melihat dan berpartisipasi aktif,” katanya.

Bupati Junaedi juga mendorong peran serta masyarakat dalam mengawasi dana desa. Pasalnya, dengan sistem Sidekem dan sistem pengelolan keuangan desa, semua orang bisa melihat dan mengawasi.

“Saya bersyukur, Desa Jurangmangu, salah satu desa di Kecamatan Pulausari Kabupaten Pemalang yang berada di bawah Gunung Slamet, justru memasang papan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes),” tuturnya bangga dengan transparansi desa yang masif.

Karena itulah, imbuhnya, untuk program melek TI dan penguatan aplikasi di desa tahun 2018, salah satu peruntukan dana desa adalah pengadaan komputer. Setiap desa harus dilengkapi website desa yang memuat profil desa. Web desa ini, langsung dikoneksikan ke Dinas Komunikasi dan Informasi (Dikominfo) Kabupaten Pemalang. Sedangkan fungsionalnya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dispermasdes).

“Kami juga telah merespon program Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pembagian sejuta domain dan penguatan desa. Bahkan, kami dipandang responsif sehingga mendapatkan 2500 domain. Kami sudah membuat aplikasi lagi, sehingga pelayanan masyarakat di Pemalang akan mengarah ke digitalisasi,” jelasnya.

Ditegaskan, program pemerintahan harus ter-planning dan ada pengembangan. ”Saya membuat program TI Desa ini, bekerja sesuai dengan apa yang harus dilakukan. Kalau ada pengakuan dan mendapat penghargaan, itu bonus,” katanya. (adv/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sampangan Kembangkan Pengaduan Warga Online

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang mengembangkan sistem pengaduan warga elektronik guna mempercepat penanganan terhadap berbagai permasalahan. Sistem bernama Aspirasi, Usulan,...

Infrastruktur Terminal Penggaron Harus Dibenahi

SEMARANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Wachid Nurmiyanto meminta Pemkot Semarang melakukan pembenahan di Terminal Penggaron. Mengingat kondisinya saat ini memprihatinkan....

Satpol Gerebek Rumah Penampungan Miras

DEMAK - Aparat Satpol PP Pemkab Demak menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat menampung minuman keras (miras). Rumah yang berada di Desa Tlogorejo,...

Bertarung Menjadi Gamers Sejati

MAGELANG - Sekitar 64 tim dari berbagai daerah berkompetisi memenangkan pertarungan game online, Mobile Legend di Atrium Artos Mall, Sabtu, (16/12) lalu. Para gamers...

Buang Sengkala, Doakan Indonesia Aman

SEMARANG - Ratusan umat Tao dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti ritual Ciswak di Kelenteng Thay Siong Kiong, Jalan Hasanudin B-72 Semarang, Selasa (22/8)....

Kampung Bandeng Angkat Perekonomian

Warga Kampung Bandeng Jalan Dorowati Kota Semarang merapikan ikan bandeng sebelum dimasukkan ke mesin presto, Kamis (30/11). Setelah Pemkot Semarang menetapkan wilayah tersebut sebagai...