33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Warga Sandera Puluhan Truk 

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Puluhan truk dam yang melewati jalan raya Ketandan, Kecamatan Wiradesa, Jumat (25/5) kemarin,  disandera oleh warga Desa Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Warga geram dan kecewa karena sehari sebelumnya, terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut, dengan tewasnya Merlin Anggita,18, mahasiswi IAIN Pekalongan, warga Desa Purwosari, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, yang terjatuh dan tertabrak oleh salah satu truk pembawa matrial tanah.

Aksi ratusan warga turun ke jalan Kamis (24/5) malam, dilakukan spontan usai menunaikan salat tarawih, dan berlanjut pada Jumat (25/5), dengan menyandera truk dam proyek tol. Warga berduyun-duyun memblokir jalan provinsi di jalan raya Wiradesa, dan menghadang iring-iringan truk dum dari proyek tol yang melintas di jalur tersebut.

Proses negosiasi berlangsung alot antara warga dengan pelaksana proyek jalan tol. Akibatnya, puluhan truk dam tersandera warga dan tidak bisa melanjutkan aktivitasnya. Puluhan truk berjejer di sepanjang Jalan Wiradesa, mengakibatkan jalan menuju Kajen macet total.

Aksi tersebut dipicu dari peristiwa kecelakaan yang menewaskan mahasiswi yang terjatuh karena roda belakang truk dam. Namun truk tersebut justru melarikan diri, dan terkesan tidak bertanggung jawab. Sementara jalan semakin rusak tidak ada kepedulian sama sekali dari pihak PT SMJ.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, dan Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, bersama warga serta pihak PT SMJ melakukan mediasi di Kantor Balai Desa Wiradesa, untuk mencari jalan keluar agar truk dam bisa kembali beroperasi dan melanjutkan proyek jalan tol.

Akhirnya disepakati bahwa sopir armada proyek jalan tol, berjalan tidak lebih dari 40 km/jam, tidak boleh merampas hak pengguna jalan lain, iring-iringan truk tidak boleh lebih dari dua unit per-15 menit. Serta armada truk yang diperbolehkan jalan hanya armada kecil dengan kapasitas 12 ton, serta tidak boleh melakukan penyemprotan jalan, atau saling menyalip seperti yang selama ini dilakukan.

Bupati mengungkapkan keprihatinannya dan belasungkawa atas meninggalnya mahasiswi IAIN Pekalongan tersebut, dan meminta agar pihak pengelola jalan tol untuk segera memperbaiki jalan rusak dan truk besar tidak boleh lewat jalur tersebut.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, menegaskan dengan dilakukannya mediasi ini, proyek jalan tol diharapkan bisa terlaksana sesuai rencana dan aspirasi warga terpenuhi.

“Kesepakatan sudah ditandatangani, mari bersama-sama mengawal kesepakatan itu. Semua pihak harus menjalankan kesepakatan ini. Mudah-mudahan jalan tol lancar dan warga tidak ada lagi yang menjadi korban,” tegas Kapolres. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Resmikan Rumah Data Kependudukan

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Program Ngudo Roso jilid 6 Bupati Batang Wihaji dengan rombongan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berlangsung di Desa Madugowongjati. Setelah rombongan...

Teknologi Informasi Amankan Data Transaksi

Kota Magelang memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah BPR Indonesia V tahun 2017 yang diselenggarakan oleh sebuah majalah ekonomi nasional. Apresiasi untuk Bank...

Jaga Tradisi Haul Akbar 

BRINGIN – Desa Gogodalem sangat menghormati tradisi serta sesepuh Desa setempat. Di Desa ini, terdapat makam mbah wali Nitinegoro atau lebih dikenal dengan makam Sentono...

BMI Jateng Siap Amankan Rekomendasi

SEMARANG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) bakal melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banteng Muda Indonesia (BMI) Jateng. Ketua Komisi D DPRD...

Kenaikan Harga Bertahan 10 Hari

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Menjelang Lebaran harga daging sapi merangkak naik. Kenaikan harga berkisar antara Rp 5-10 ribu per kilonya. Harga daging sapi segar naik...

Satu Dusun Tidak Mau Divaksin

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya penderita difteri seperti di sejumlah daerah. Jika ada 1 saja pasien...