33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Tumbuhkan Kearifan Cegah Perpecahan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kegembiraan bulan Ramadan 1439 H ternyata tak hanya dirasakan oleh umat muslim saja. Seperti di Kota Semarang, kelompok umat lintas iman pun menyambut datangnya bulan penuh rahmat ini dengan sukacita.

Hal ini dirasakan saat umat lintas iman mulai dari umat Islam, Katholik, Kristen Hindu, Budha, Khonghucu hingga penghayat membaur dalam acara sahur bersama di Pastoral Johannes Maria, Unika Soehijapranata, Jalan Pawiyatan Luhur, Jumat (25/5) dini hari.

Kegiatan sahur bersama ini juga terlaksana untuk menyambut kedatangan Shinta Nuriyah, istri mendiang Presiden ke 4 RI KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.

Dalam kesempatan tersebut, Shinta, sapaan akrabnya menyampaikan keresahannya melihat kondisi anak bangsa yang mulai suka menebar kebohongan melalui media massa. Hal ini merujuk pada tragedi bom bunuh diri yang terjadi di sejumlah daerah.

“Bahkan keji lagi ada bom bunuh diri yang diledakan di mana-mana. Ini ada apa dengan Indonesia. Padahal kita bisa hidup rukun. Tapi kenapa bisa terjadi hal ini,” ujar Shinta didampingi Kepala Reksa Pastoral Unika, Romo Aloys Budi Purnomo.

Tragedi semacam itu, lanjut Shinta, tak ubahnya mencerminkan perilaku rakyat Indonesia yang sudah kehilangan Hati nurani dan kepercayaannya pada agama masing-masing. Perilaku tersebut, muncul akibat tergerus dengan keadaan.

“Ini semacam ikatan persaudaraan yang dibangun oleh mendiang Gus Dur mulai longgar. Benang-benang perdamaian mulai tercabut dari akarnya. Jika sampai terjadi (tercabut) maka Indonesia jadi terpecah belah,” katanya.

Shinta pun mengajak semua generasi muda untuk menyatukan sikap dan membangun kembali perdamaian. Perdamaian ini akan muncul bila rasa kearifan yang ada pada tiap individu dapat diperkuat.

“Kearifan lokal kita tumbuhkan lagi demi menghadapi teror bom seperti itu. Serta juga harus menahan berita-berita yang tidak baik. Yang menjurus pada kemunafikan harus dihilangkan demi menjaga kerukunan antar umat beragama dan memajukan generasi muda Bangsa Indonesia,” pungkasnya. (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Belum Boleh Melintas

SOPIR truk sedang mencuci kendaraannya sebelum dimasukkan ke garasi di daerah Jimbaran, Ungaran, Kabupaten Semarang, kemarin. Pemerintah melarang truk dan kendaraan berat melewati jalur...

Program Libatkan Partisipasi Masyarakat

SEMARANG - Setelah melalui lika-liku pembahasan yang alot bahkan sempat diwarnai walkout (WO) oleh sejumlah fraksi, DPRD Kota Semarang akhirnya mengesahkan penetapan perubahan Rencana...

Pengembangan Bandara Terkendala Cuaca

SEMARANG - Pengerjaan proyek Bandara Internasional New Ahmad Yani Semarang diharapkan dapat dipercepat. Sebab, pengembangan bandara yang ditargetkan bisa beroperasi akhir 2018 mendatang terbentur...

Top Skor Liga Libanon Merapat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perburuan pemain untuk menghadapi putaran kedua Liga Indonesia terus dilakukan oleh tim PSIS Semarang di masa bursa transfer saat ini. Tim...

Garap Ducting Bawah Tanah Dahulu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Saat ini kawasan cagar budaya Kota Lama Semarang dalam proses pembangunan infrastruktur. Yakni, meliputi pembangunan jalan, drainase, polder, dan pembangunan jaringan utilitas kabel...

Berlian Solitaire Tetap Diminati

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perhiasan dengan berlian mata satu atau solitaire masih tetap diminati. Tampilan simpel elegan yang tak lekang waktu menjadi daya tarik perhiasan...