33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Berita Hoax Masih Ampuh Jatuhkan Lawan Politik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Berita hoax mengenai sosial-politik sangat mendominasi persebarannya. Bahkan, jumlahnya mencapai 91,8 persen, isu SARA 88 persen, isu kesehatan 41,2 persen, isu makanan dan minuman 32,6 persen, dan soal penipuan 30 persen.

“Masyarakat kita masih percaya dengan berita hoax yang dirasa ampuh untuk menjatuhkan lawan politik atau lainnya,” kata Analis Kebijakan Madya Div Humas Mabes Polri Kombes Pol Sulistyo Pujo Hartono dalam diskusi Pilkada Bebas SARA di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (24/5).

Menurutnya, berita hoax yang dominan adalah dengan menyebarkan gambar sebanyak 37,5 persen, tulisan 62,1 persen, dan video 0,4 persen. Sementara penyebaran media, radio 1,2 persen, email 3,1 persen, media cetak 5 persen, televisi 8,7 persen, website 34,9 persen, aplikasi chat 62,8 persen, dan media sosial 92,4 persen.

“Melalui diskusi ini, kami minta para pelaku citizen jurnalisme untuk menciptakan jurnalisme yang sehat. Bahayanya, jika hoax terus disebar, keadaan yang tadinya kondusif menjadi terganggu,” menurutnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, Tafsir menilai kondisi Provinsi Jateng pada Pilkada 2018 ini cenderung kondusif. Namun ada dua dugaan atas situasi kondusif tersebut, yakni dinamis atau permisif. “Kami tidak ingin terbangun suasana tenang yang negatif. Jangan golput, pilih calon dengan cara yang rasional,” harapnya.

Oleh karena itu, sudah menjadi tugas ulama untuk mendorong umat berpastisipasi dalam Pilkada. Muhammadiyah sendiri, sudah menghadirkan kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur agar bisa dikenal oleh umat.

Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Yuwanto menilai realitas Pilkada sering menunjukkan kepribadian ganda. “Di satu sisi menunjukkan wajah mempesona penuh harapan, di bagian lain terdapat sisi gelap. Model calon bersponsor semacam ini akan menghasilkan pemimpin yang kleptokrasi, pemimpin yang dikuasai para cukong,” katanya. (hid/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gara-Gara Prostat, Jadi Kurang Maksimal

Tanya dr Andi: RADARSEMARANG.COM - Akhir-akhir ini saya sering buang air kecil/ beser, hampir tiap jam saya sering pipis. Bersamaan dengan itu, ereksi saya juga...

Kios Permanen Berdiri di Jalur Hijau

”Awalnya lahan kosong, saat ini mulai didirikan kios-kios. Bahkan kios dibangun secara permanen. Padahal itu wilayah hijau, dilarang ada PKL.” MF, Warga di Jalan...

Expo KKN UPGRIS Mijen Berlangsung Meriah

RADARSEMARANG.COM, MIJEN – Expo Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) berlangsung meriah. Selain acara jalan sehat, expo juga diisi dengan sejumlah...

Peminat Edu Wisata Naik 80 Persen

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Grafik kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang mengalami peningkatan pada 2017 ini. Salah satunya, wisatawan minat khusus seperti eduwisata. Pengelola Edu Wisata Desa...

Buruh Tetap Ngotot Minta UMK Rp 2,7 Juta

SEMARANG- Dewan Pengupahan Buruh Kota Semarang menegaskan, kalangan buruh tidak akan melakukan tawar-menawar mengenai usulan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Semarang sebesar Rp 2,7...

Warga Plantaran Blokir Truk Pengangkut Galian C

KENDAL—Belasan warga dari Desa Plantaran dan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, memblokir Jalan Pasar Gladak bagi truk dum pengangkut Galian C. Aksi tersebut lantaran warga kesal,...