33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Selidiki 3 Dugaan Pungli

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Magelang menemukan tiga kasus indikasi pungli pada pelayanan masyarakat. Hingga kini, Tim Saber Pungli intens mengungkap jaringan pungli tersebut.

Ketua Tim Saber Pungli Kota Magelang Kompol Prayudha Widiatmoko di sela-sela pembagian takjil di Pasar Rejowinangun, Kamis (24/5) menegaskan, temuan tersebut sedang didalami untuk mengungkap siapa saja penerima dan alurnya. “Masih kita dalami karena tiga kasus indikasi pungli ini cukup besar nilainya. Kalau kasus pungli yang kecil-kecil dengan nilai Rp. 2 juta hingga Rp. 5 juta sudah kita bersihkan. Kita kembalikan kepada institusi yang bersangkutan,” tandas Prayudha.

Prayudha berkomitmen untuk menyapu bersih indikasi pungli yang merugikan masyarakat dan pemerintah. Terkait ketiga kasus indikasi pungli yang selidiki, nilainya hingga puluhan juta rupiah. “Dari ketiga kasus ini, ada yang nilainya besar dan apabila dalam pengembangannya kerugian cukup besar, maka bisa jadi dialihkan tindak pidana korupsi,” tutur Prayudha.

Saat disinggung mengenai tempat ketiga kasus pungli yang disidiknya, Prayudha enggan berkomentar banyak. Bahkan saat disinggung mengenai kemungkinan adanya keterlibatan oknum PNS, Prayudha juga enggan membeberkan. “Yang pasti, indikasi tersebut terjadi di bidang pelayanan masyarakat. Bisa bidang kesehatan, pendidikan maupun pelayanan lainnya. Tunggu saja nanti,” urai Prayudha.

Sementara, Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan menegaskan, pihaknya berkomitmen kuat memberantas dan membersihkan pungli yang ada di Kota Magelang. “Siapa saja jika memang indikasi pungli, kita tidak segan-segan menindaknya,” tegas Kristanto.

Terlebih, pihaknya dalam setahun mempunyai target menyelesaikan tiga kasus korupsi. “Jika merugikan kerugian negara, kita siap memprosesnya. Tidak ada ampun untuk kasus korupsi maupun pungli,” jelas Kristanto. (had/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bidik Potensi Wisatawan ke Kota Semarang

SEMARANG – Sentra kuliner serta oleh-oleh khas Semarang didirikan di kawasan Jalan Imam Bonjol, baru-baru ini. Sentra kuliner bernama Kompleks IB ini diharapkan dapat...

Lestarikan Tari Gambang Semarang

SEMARANG- Kesenian tari Gambang Semarang memang perlu dilestarikan, karena sudah menjadi identitas Kota Semarang. Sebagai upaya pelestarian dan eksistensi tari tradisional tersebut, Dinas Kebudayaan dan...

Jarwo dan Jennifer Hibur Masyarakat Demak

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pasar rakyat Grebeg Besar di lapangan Tembiring kini bertambah meriah. Ini setelah CV Diana Ria Enterprise selaku pengelola  membuka hiburan lumba-lumba yang...

Desak Waskita Tanggung Jawab

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Kondisi jalan raya Bojong-Sragi memprihatinkan. Rusak parah. Membuat tak nyaman pengendara, utamanya roda dua. Faktor utama penyebab kerusakan jalan adalah sering...

Wali Kota Semprot PDAM

”Yang namanya laporan masyarakat itu harus diperhatikan sama Pak Dirut  dan Pak Dirtek, dicek benar atau nggak laporan-laporan itu. Harus didatangi itu warga yang...

Pengajian Akbar

Yayasan Sosial Sunan Pandanara Semarang menggelar "Pengajian Akbar Assyahadatain Haul Sunan Pandanaran'", Ahad (8/10) pukul 11.30 WIB  di Pendopo Makam Sunan Pandanaran Jl. Mugas...