33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Pasar Bandarjo Dapat Perhatian Khusus

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Memasuki bulan puasa ini, Pemkab Semarang menggencarkan pengamanan di sektor infrastruktur. Beberapa infrastruktur tersebut seperti pasar yang baru dibangun. Kabid Pasar dan PKL Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang, Imum mengatakan sarana dan prasarana utama sudah dilakukan pelengkapan.

“Seperti di Pasar Bandarjo bukan hanya kebutuhan pokok yang kita awasi, terutama keamanan, sarana dan prasarana. Karena fenomena utamanya, yang dikeluhkan saat bulan puasa hingga lebaran yaitu banyak kebakaran,” ujar Imum saat mendampingi Bupati Semarang Mundjirin dalam sidak di Pasar Bandarjo Ungaran, Kamis (24/5).

Dikatakan Imum, dari pantauan pihaknya di beberapa daerah terjadinya kebakaran di dalam bangunan pasar jelang puasa beberapa waktu lalu lebih dikarenakan ketidaksiapan sarana dan prasarana.

“Kami terus melakukan pengecekan. Apakah sudah sesuai dengan standar atau belum. Seperti kita pasang hidran (alat pemadam kebakaran) di dalam maupun di luar pasar. Hal itu untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran. Sehingga api tidak sampai meluas,” katanya.

Ia mencontohkan beberapa kebakaran di pasar-pasar tradisional di daerah lain karena tidak dilengkapi alat tersebut. Sehingga, apabila terjadi kebakaran, api mudah menyebar kemana-mana.

“Ini kita masih koordinasikan penggunaannya (hidran) dengan PDAM Kabupaten Semarang supaya segera bisa hidup. Saat ini, karena baru selesai dibangun hidran belum dapat dihidupkan. Selain itu, selang hidran juga belum diberikan secara lengkap. Itu dalam rangka antisipasi masalah kebakaran. Kita akan melengkapi peralatan terutama semacam selang besar. Sehingga hidran mampu mengantisipasi kebakaran,” katanya.

Dikatakan Imum, tidak semua pasar tradisional di Kabupaten Semarang dilengkapi dengan fasilitas hidran. Fasilitas hidran hanya diberikan di pasar kelas satu seperti halnya pasar Bandarjo Ungaran. “Hidran tidak semua pasar ada. Ini merupakan jaringan dari PDAM,” ujarnya.

Selain hidran, pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap kondisi kelistrikan di pasar Bandarjo Ungaran.“Kelistrikan, saya sudah menginruksikan untuk selalu mengecek, seperti peremajaan kabel dan pemasangan kabel yang tidak sesuai standar SNI untuk diganti,” tuturnya.

Pasar Bandarjo Ungaran yang notabene baru dibangun beberapa waktu lalu kondisinya masih semrawut. Pedagang tidak tertata dengan menempati los yang tidak sesuai dengan peruntukan jenis dagangannya. “Sekarang sudah tertib,” tuturnya.

Khusus mengawasi higienitas dari barang dagangan, lanjutnya, sudah dibentuk tim khusus melalui surat keputusan Bupati Semarang. “Saya memang dalam melakukan tugas banyak dibantu para paguyuban untuk menertibkan pedagang,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan, Wigati Sunu mengatakan dari pantauan pihanya harga kebutuhan masih stabil. “Kita selalu melakukan monitoring untuk harga,” kata Wigati.

Dari pantauan pihaknya kestabilan harga terjadi di beberapa kebutuhan pokok seperti daging sapi, daging ayam, dan telur ayam. Dikatakannya, untuk sementara ini harga daging sapi Rp 105 ribu per kilogram, harga daging ayam Rp 35 ribu per kilogram, dan harga telur Rp 23 ribu per kilogram.

“Untuk pengawasan, kita ada petugas yang dilapangan untuk yang di rumah pemotongan hewan ada petugas puskeswan untuk memantau dari kesehatan hewan. Prinsipnya jangan sampai lolos. Itu sudah kita laksanakan,” katanya. (ewb/bas)

Berita sebelumyaPabrik Briket Terbakar
Berita berikutnyaRahasia Hape Imam Tarawih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...