33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Terapkan Sistem Tarif Merata

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dalam rangka meningkatkan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, akan memberlakukan sistem tarif merata dengan tarif tunggal di jalan tol Semarang Seksi A-B-C.

“Saat ini, pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan lintas seksi di jalan tol Semarang Seksi A-B-C harus melakukan 2 kali transaksi, yaitu pembayaran pada saat akan memasuki jalan tol (on ramp pay) dan pada saat akan keluar dari jalan tol (off ramp pay),” kata GM PT Jasa Marga Persero Tbk Cabang Semarang Johannes Mancelly, dalam acara media briefing, kemarin (23/5).

Johannes menambahkan, dengan adanya perubahan sistem pentarifan tersebut, maka pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan lintas seksi (Jalan Tol Semarang Seksi A-B-C) cukup melakukan satu kali transaksi yaitu pada saat akan memasuki jalan tol.

Sehingga dengan diberlakukannya sistem pentarifan merata dengan tarif tol tunggal, lanjutnya, mekanisme transaksi di ruas jalan tol Semarang Seksi A-B-C menjadikan pengguna jalan tol Semarang-Solo yang menuju jalan tol Semarang Seksi A-B-C akan melakukan transaksi pembayaran tol di Gerbang Tol (GT) Banyumanik dengan membayar tarif tol yang terdiri dari tarif tol proporsional ruas jalan tol Semarang-Solo dan tarif merata tol Semarang Seksi A-B-C.

Sedangkan untuk pengguna Jalan Tol Semarang-Solo yang menuju jalan arteri Tirto Agung akan melakukan transaksi pembayaran tol di GT Banyumanik (lajur khusus), dengan hanya membayar tarif tol proporsional ruas jalan tol Semarang-Solo.

Selain itu, dengan adanya sistem pentarifan merata, maka akan terdapat beberapa konsekuensi, yakni tidak ada lagi transaksi pada akses keluar di beberapa GT diantarnya, GT Manyaran off ramp (arah Krapyak), kemudian GT Gayamsari -off ramp- (arah Gayamsari). Dan GT Muktiharjo -off ramp- (arah Kaligawe) serta GT Tembalang -off dan -on ramp pada jalur utama.

Selain itu juga diperlukan pembangunan GT Baru pada beberapa lokasi sebagai diantaranya GT Srondol-on ramp-(arah Jangli), GT Jatingaleh _on ramp_ (arah Krapyak), GT Jatingaleh _on ramp_ (arah Jangli) dan GT Tembalang on ramp (arah Jangli).

“Dengan adanya perubahan sistem pentarifan merata dengan tarif tunggal di Semarang Seksi A-B-C dapat mengurangi titik transaksi untuk pengguna jalan tol lintas seksi yang semula dua kali transaksi, menjadi hanya satu kali transaksi. Hal tersebut diharapkan dapat berdampak terhadap efisiensi waktu tempuh. Dan akan dilakukan sebelum lebaran,” imbuhnya.

Pengamat Transportasi Undip Yohannes Wicaksono mengatakan, dengan penggunaan sistem pentarifan merata di ruas jalan tol ini dari sisi kemacetan di tol bisa diatasi. Karena antrean di gerbang bisa dihilangkan, tapi yang dikhawatirkan nanti akses keluar tol itu kedatangannya menjadi cepat sehingga terjadi penumpukan .

“Biasanya numpuk itu di gerbang kemudian dilepas sedikit-sedikit sehingga di traffic light itu tidak banyak. Tetapi di depan traffic light akan menjadi masalah baru,” katanya. (hid/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Adu Inovasi dan Kreatifitas dalam WMM

SEMARANG – Sebanyak 27 peserta berkompetisi dalam Wirausaha Muda Mandiri (WMM), kemarin. Para peserta dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini mempresentasikan produk-produk...

Serius Garap Pasar Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Berkembangnya pasar otomotif di Kota Semarang, memberikan dampak positif bagi produk after market kaca film. Salah satunya adalah Maxpro Window Film yang turut...

Jual Produk UMKM, Disukai Pembeli

DEMAK-Gelaran pasar murah oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinakerin) Pemkab Demak, Selasa sore (20/6) kemarin, menyedot banyak pembeli dari kalangan warga. Sebanyak 20...

Tiap Bulan Setor ke Bunda Sitha

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang kembali menggelar sidang dugaan suap dan gratifikasi dengan terdakwa Wali Kota Tegal Nonaktof Siti Mashita...

Pantang Buang Peluang

SEMARANG – PSIS akan melakoni laga perdana babak 16 besar Liga 2 menjamu PSMS Medan di Stadion Utama Kendal Sore (21/9). Kemenangan di laga...

Jadi Area Citywalk, Kota Lama Disterilkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kawasan Kota Lama Semarang segera disterilkan dari lalu-lintas kendaraan umum. Jalan Letjend R Suprapto ditutup untuk dilakukan ujicoba rekayasa lalu lintas...