33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Sekolah Sahabat Keluarga

SMP IT PAPB Semarang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – SUDAH bukan waktunya lagi, orangtua menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak-anak ke satuan pendidikan. Itulah pesan khusus Kemendikbud di laman resmi Sekolah Sahabat Keluarga. Sebaliknya, satuan pendidikan diharapkan dapat memberdayakan orangtua dan keluarga untuk membangun kemitraan dalam rangka penumbuhan budi pekerti, membangun budaya prestasi, serta memastikan kesehatan dan kebugaran anak.

Melalui program “Sekolah Sahabat Keluarga” SMP Islam Terpadu PAPB yang beralamat di Jalan Panda Barat 44 Palebon Pedurungan Semarang, mendapat anugerah penghargaan dari Jawa Pos Radar Semarang, kategori “Innovation of Character Education through School Program of Family Friends” atau Sekolah yang Melaksanakan Pendidikan Karakter melalui Program Sekolah Sahabat Keluarga, pada Jumat (11/5) lalu.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Pj Pendidikan Keluarga dan Keluarga, Rumiarti SPd, merasa bangga dengan dipilihnya SMP IT PAPB sebagai sekolah sahabat keluarga. “Bangga dan senang kami rasakan,” ungkapnya.

Rumi juga menjelaskan bahwa inti dari Sekolah Sahabat Keluarga adalah terjalinnya “kemitraan,” yakni, antara sekolah dengan orangtua, sekolah dengan siswa, dan sekolah dengan masyarakat. Sehingga fungsi kemitraan ini dalam rangka  membantu sekolah mewujudkan, menyiarkan (mengkomunikasikan), serta  mencarikan solusi bila terdapat hambatan pelaksanaan program-program sekolah. “Jadi, kemitraan ini sifatnya solutif,” imbuhnya.

Maka, guna mewujudkan hal tersebut masing-masing kelas sudah dibentuk Koordinator Paguyuban Orangtua Siswa dan Guru (POSG). “Fungsinya, bila ada program kelas yang akan dilaksanakan, tinggal kemudian Koordinator POSG kelas mengomunikasikan ke pengurus POSG yang sudah dibentuk untuk kemudian dilakukan musyawarah,” paparnya.

Senada dengan Rumi, Alik Istanto SE, Kepala Tata Usaha (TU) juga turut bangga atas perolehan anugerah ini. “Anugerah ini harus menjadi penyemangat untuk meningkatkan pelayanan pendidikan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sementara, Anwar Rozak SPdI, Waka Kurikulum juga mempertegas atas capaian ini. Saat wawancara dengan Jawa Pos Radar Semarang, dikatakan bahwa didapatnya anugerah ini tentunya perlu kerjasama semua pihak. Karena itu, ia mengimbau agar segenap guru dan stakeholder pendidikan tetap semangat.

“Guru-guru harus tetap semangat, guna memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak,” tegasnya.

Pj Prestasi, Mulyono SSi, merasa bangga karena untuk kali kedua SMP IT PAPB mendapat anugerah ini. “Secara pribadi saya bangga kepada Jawa Pos Radar Semarang. Maka, atas capaian prestasi ini, tidak membuat kami terhenti, melainkan bermimpi jauh lagi, berpikir apa prestasi yang bisa diukir untuk sekolah kami selanjutnya,” katanya.

Secara khusus, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kepala Sekolah Drs H Ramelan SH MH, mengungkapkan apresiasi tak terhingga atas anugerah ini. “Anugerah Jawa Pos Radar Semarang ini sungguh keren. Mampu menghimpun dan mengondisikan tokoh-tokoh Jawa Tengah yang berkompeten, bersemangat menjadi yang terbaik. Jadi, ini sangat inspiratif sekali untuk SMP IT PAPB,” ungkapnya.

Ramelan menambahkan, terkait anugerah yang telah diterima, program sekolah sahabat keluarga SMP IT PAPB yang sudah dilaksanakan antara lain, dengan membentuk POSG sebagai wadah komunikasi guru dan orangtua, untuk menyelesaikan permasalahan anak dengan segera. Baik masalah perkembangan anak, perilaku anak, dan yang tidak kalah penting orangtua dapat mengetahui gambaran lingkungan sekolah tentang belajar siswa.

Wujudnya, salah satunya dengan mengundang orangtua yang sukses –di profesi kerjanya–dihadirkan di kelas inspirasi secara berkala usai upacara setiap Senin. Ada juga forum diskusi dan dialog antara orangtua dan guru terkait keterlibatan peran pendidikan di kelas bagi orangtua. Tujuannya, untuk menyambungkan keterlibatan lingkungan belajar (sekolah, keluarga) agar aman, nyaman dan  menyenangkan.

Dan yang terakhir, lanjut Ramelan, program Sekolah Sahabat Keluarga yang sudah dimiliki adalah keterlibatan orangtua untuk menyelenggarakan pelepasan di akhir tahun pembelajaran.

“Jadi, penyelenggara pelepasan siswa kelas IX yang sudah berlangsung selama ini adalah orangtua siswa. Mereka yang memilih tempat, menentukan besaran biayanya, hingga konsep acara yang akan berlangsung. Inilah yang sudah dilakukan sebagai Sekolah Sahabat Keluarga,” pungkasnya. (man/humas SMP IT PAPB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lama Kosong, Kini Prianto Dilantik Sekdes Yosorejo

BATANG–Setelah kosong beberapa waktu, akhirnya Desa Yosorejo Kecamatan Gringsing mempunyai sekretaris desa (Sekdes) baru. Adalah Prianto, 25, yang sebelum menjadi Sekdes, berhasil berjuang menyisihkan 4 calon lain yang rata-rata...

Resmi Rekrut Pelatih Italia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS akhirnya memiliki head coach pengganti Subangkit. Manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar itu telah resmi mengontrak pelatih asal Italia, Vincenzo Alberto...

Kader PDIP Sambut Rombongan Pemudik

SEMARANG – Ribuan pemudik yang diberangkatkan melalui program ”Mudik Gotong Royong PDI Perjuangan” dari Jakarta, mulai masuk ke Jateng, Kamis (22/6) sore. Total ada...

Dua Pedukuhan Masih Kesulitan Air Bersih

BREBES-Meskipun hujan sudah beberapa kali mengguyur, namun warga Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Brebes masih kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa berjalan jauh sembari memanggul...

Optimalkan Potensi Rempah

SEMARANG - Indonesia terkenal dengan rempah-rempah. Terhitung ada lebih dari 7 ribu jenis rempah Nusantara. Sayang, hanya empat persen yang dimanfaatkan. Dari jumlah tersebut,...

Ketika Kawasan Pariwisata Borobudur Semakin Dipercantik

Prioritas pengembangan kawasan wisata Borobudur terus diupayakan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengucurkan anggaran lebih dari 50 miliar untuk tujuh desa di Kecamatan...