33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

AMDK Sukabela Jadi Rujukan Daerah Lain

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) ‘Sukabela’ yang dikelola Pemkab Semarang melalui pemanfaatan sumber muncul menjadi rujukan beberapa daerah. Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang Deni Ariawan saat menerima kunjungan wali kota Pangkal Pinang.

Dikatakan Deni, saat ini institusi yang dipimpinnya baru bisa melayani pelanggan di 17 kecamatan dari total 19 kecamatan yang ada. “Pembuatan AMDK itu, merupakan strategi untuk memperluas jangkauan pelayanan,” kata Deni, Rabu (23/5).

Untuk keperluan itu, PDAM Kabupaten Semarang menjalin kerja sama co-branding dengan perusahaan swasta yang telah mengeksploitasi mata air Muncul. “AMDK Sukabela yang dikemas dalam botol maupun galon dapat dipasarkan ke wilayah Kecamatan Bancak yang belum bisa kami layani dengan jaringan pipa,” katanya.

Pemilihan mata air Muncul sebagai sumber air baku itu, tambahnya, didasari kenyataan tingginya mutu air yang dihasilkan. Dijelaskannya, dari data yang dimiliki pihaknya, mutu air dari sumber air Muncul merupakan yang terbaik setelah mata air Pandaan di Jawa Timur.

Terkait pelayanan reguler, Deni menerangkan saat ini PDAM Kabupaten Semarang melayani sekitar 45 ribu pelanggan dengan kapasitas terpasang mencapai 499 liter perdetik. Para pelanggan itu termasuk yang berdomisili di Salatiga, Boyolali dan Kota Semarang.

Saat kunjungan tersebut, wali kota Pangkal Pinang melihat langsung mata air Muncul yang memiliki debit melimpah.“Kami ingin merintis usaha pembuatan air minum dalam kemasan baik botol maupun galon. Karenanya kami berkunjung ke Kabupaten Semarang yang telah memiliki usaha semacam ini,” katanya.

Dikatakan Asraf, selama ini PDAM Tirta Pinang hanya melayani pelanggan rumah tangga saja. Untuk keperluan ekspansi bisnis, Pemkot Pangkal Pinang berencana membuat AMDK serupa. Nantinya, AMDK dalam kemasan botol dan galon itu akan dipasarkan ke konsumen yang lebih luas termasuk pelayanan penyediaan air bersih ke galangan kapal. “Sumber air baku kami berasal dari lubang dalam tanah bekas galian timah. Lalu airnya dapat dimanfaatkan setelah beberapa lama. Sedangkan sumber air alam lainnya berada di atas bukit yang cukup sulit pengambilan,” katanya. (ewb/bas)

Berita sebelumyaJumat Sukses di Hays
Berita berikutnyaHujan Abu Guyur Dukun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Realisasikan Slogan IPS Lewat Power Point

RADARSEMARANG.COM - PEMBELAJARAN Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di dalam kelas dirasakan oleh sebagian besar siswa sangat membosankan, waktu pelajaran dirasakan lama, dan yang ditunggu...

Izin Diberikan setelah Pedagang Patuh Aturan

PEDURUNGAN - Dinas Pedagangan Kota Semarang memberi batas waktu kepada pedagang Pasar Pedurungan, untuk menempati bangunan pasar pada Selasa (17/1) besok. Surat izin dagang...

Pemkab Tak Serius Kembangkan Desa Wisata

UNGARAN – Pemkab Semarang dinilai tidak serius menggarap potensi desa wisata. Terbukti sejumlah desa wisata kondisinya memprihatinkan. Tidak terurus dengan baik. Seperti Desa Bejalen. Desa...

Hendi Ungkap Cara Semarang Tingkatkan IPM

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Beberapa tahun terakhir Kota Semarang bertransformasi menjadi salah satu kota terbaik di Indonesia dalam hal melakukan pembangunan kesejahteraan masyarakatnya. Hal tersebut sesuai...

20 Jajanan Berformalin Dijual Bebas

KENDAL—Jajanan anak yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan perwarna tekstil masih banyak dijumpai di Kendal. Hal itu terungkap dari temuan Dinas Kesehatan (Dinkes)...

Hindari Jurang Degradasi, PSIS Wajib Menang Lawan MU

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang wajib menang melawan Madura United (MU) dalam laga ke 15 yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, hari ini...