33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Tol Kendal Terkendala Pembebasan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Masih terjadi tarik ulur dalam proses pembebasan lahan untuk proyek Tol Semarang-Batang. Tepatnya untuk ruas Kendal, masih menyisakan lahan yang belum dibebaskan. Baik berupa lahan fasilitas umum (fasum) seperti makam maupun lahan pribadi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Batang-Semarang Tendy Hardianto menyebutkan ada 9 lahan yang saat ini masih terkendala pembebasannya. Tiga di antaranya berupa makam dengan luas 2.300 meter persegi yang berada di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Sedangkan enam lainnya yakni lahan pribadi perorangan yang belum diketahui siapa pemiliknya. “Jadi sembilan bidang ini belum bisa dieksekusi, karena untuk makam harus dipindahkan sedangkan lahan pribadi harus ada putusan pengadilan baru bisa dieksekusi,” katanya, Selasa (22/5).

Disebutkannya, enam bidang lahan yang belum diketahui pemiliknya ada di Desa Sumberejo, Kaliwungu. “Tapi sudah kami mohonkan ke pengadilan, sehingga nantinya prosesnya seperti konsiyansi. Atau uang ganti rugi dititipkan ke Pengadilan,” jelasnya.

Namun hingga kini, PN Kendal belum bisa mengabulkan permohonan PPK. Pihaknya hanya bisa menunggu dan tidak bisa langsung melakukan eksekusi. “Jika PN Kendal mengabulkan permohonan kami, maka pemilik lahan bisa mengambil uang ganti rugi di PN Kendal. Tentunya dilengkapi dengan persyaratan dan bukti-bukti yang sah yang dimiliki,” tandasnya.

Sedangkan untuk tiga bidang makam, sudah terdapat tanah pengganti. Sebagian makam sudah dipindahkan ke lahan pengganti makam. “Pemilik lahan sudah setuju dengan nilai ganti rugi, sehingga tinggal penyelesaian administrasi kepada pemilik empat bidang lahan pengganti makam tersebut,” tambahnya.

Terkait dengan operasional jalan tol tersebut, Tendy menyatakan, belum mengetahui secara pasti apakah bisa dioperasionalkan saat arus mudik atau tidak. Menurut dia, hal itu masih akan dirapatkan terlebih dahulu bersama instansi terkait.

“Misalkan belum dioperasionalkan, tentu akan keluar di Gringsing dan masuk melalui Sambongsari, Weleri. Khusus Kendal yang dimulai dari Weleri hingga Kaliwungu, saya optimistis jalan tol bisa dilalui, meski masih darurat,’’ kata dia.

Kades Sambongsari Kecamatan Weleri Adi Gunawan mengatakan, proses ganti rugi di desanya sudah selesai. Tiga warga yang sebelumnya keberatan dengan nilai ganti rugi, akhirnya mau menerima ganti rugi yang ditawarkan. “Di Desa Sambongsari, semuanya sudah menerima ganti rugi. Bahkan tol sudah dibangun tol,” katanya. (bud/ton)

Berita sebelumyaTetap Operasi, PK Terciduk
Berita berikutnyaSeleksi Masuk dari KK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dirazia Propam, 11 Polisi Melanggar

TEMANGGUNG – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Temanggung menggelar razia kendaraan anggota kepolisian di lingkup Polres Temanggung, Kamis (2/3). Razia dipusatkan di halaman...

TMMD Wonokerso Resmi Digelar

BATANG - Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I secara resmi digelar. Plt Bupati Batang Nasikhin turut memimpin pembukaan yang berlangsung di Lapangan...

Sun Life Kampanyekan Kesadaran Cegah Diabetes

PERUSAHAAN asuransi Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) ikut mengampanyekan pencegahan penyakit diabetes dengan berpartisipasi dalam Diabetes Walk 2017 di perlintasan Car Free Day...

Elpiji 3 Kg Salah Sasaran

SALATIGA – Dinas Perdagangan Kota Salatiga mengimbau kepada semua warga kalangan ekonomi menengah ke atas untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kg dan beralih...

Melongok Tubing Joglo Saran di Kali Blongkeng

SEPERTI dilakukan para pemuda Karang Taruna, Dusun Saran, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan. Sekumpulan pemuda menyulap Kali Blongkeng menjadi wisata alternatif tube rafting (tubing). Berbeda dengan...

Harus Menang Susah Payah

KENDAL-Tim PSIS Semarang akhirnya mampu mengawali babak 16 besar  Liga 2 dengan manis. Tim berjuluk Mahesa Jenar ini berhasil menang 2-1 atas tamunya PSMS...