33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Tol Kendal Terkendala Pembebasan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Masih terjadi tarik ulur dalam proses pembebasan lahan untuk proyek Tol Semarang-Batang. Tepatnya untuk ruas Kendal, masih menyisakan lahan yang belum dibebaskan. Baik berupa lahan fasilitas umum (fasum) seperti makam maupun lahan pribadi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Batang-Semarang Tendy Hardianto menyebutkan ada 9 lahan yang saat ini masih terkendala pembebasannya. Tiga di antaranya berupa makam dengan luas 2.300 meter persegi yang berada di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Sedangkan enam lainnya yakni lahan pribadi perorangan yang belum diketahui siapa pemiliknya. “Jadi sembilan bidang ini belum bisa dieksekusi, karena untuk makam harus dipindahkan sedangkan lahan pribadi harus ada putusan pengadilan baru bisa dieksekusi,” katanya, Selasa (22/5).

Disebutkannya, enam bidang lahan yang belum diketahui pemiliknya ada di Desa Sumberejo, Kaliwungu. “Tapi sudah kami mohonkan ke pengadilan, sehingga nantinya prosesnya seperti konsiyansi. Atau uang ganti rugi dititipkan ke Pengadilan,” jelasnya.

Namun hingga kini, PN Kendal belum bisa mengabulkan permohonan PPK. Pihaknya hanya bisa menunggu dan tidak bisa langsung melakukan eksekusi. “Jika PN Kendal mengabulkan permohonan kami, maka pemilik lahan bisa mengambil uang ganti rugi di PN Kendal. Tentunya dilengkapi dengan persyaratan dan bukti-bukti yang sah yang dimiliki,” tandasnya.

Sedangkan untuk tiga bidang makam, sudah terdapat tanah pengganti. Sebagian makam sudah dipindahkan ke lahan pengganti makam. “Pemilik lahan sudah setuju dengan nilai ganti rugi, sehingga tinggal penyelesaian administrasi kepada pemilik empat bidang lahan pengganti makam tersebut,” tambahnya.

Terkait dengan operasional jalan tol tersebut, Tendy menyatakan, belum mengetahui secara pasti apakah bisa dioperasionalkan saat arus mudik atau tidak. Menurut dia, hal itu masih akan dirapatkan terlebih dahulu bersama instansi terkait.

“Misalkan belum dioperasionalkan, tentu akan keluar di Gringsing dan masuk melalui Sambongsari, Weleri. Khusus Kendal yang dimulai dari Weleri hingga Kaliwungu, saya optimistis jalan tol bisa dilalui, meski masih darurat,’’ kata dia.

Kades Sambongsari Kecamatan Weleri Adi Gunawan mengatakan, proses ganti rugi di desanya sudah selesai. Tiga warga yang sebelumnya keberatan dengan nilai ganti rugi, akhirnya mau menerima ganti rugi yang ditawarkan. “Di Desa Sambongsari, semuanya sudah menerima ganti rugi. Bahkan tol sudah dibangun tol,” katanya. (bud/ton)

Berita sebelumyaTetap Operasi, PK Terciduk
Berita berikutnyaSeleksi Masuk dari KK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PDIP Targetkan Dua Kursi dari Dapil Jateng I

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah diumumkannya daftar caleg sementara (DCS), para calon legislatif mulai menyiapkan strategi untuk mendapatkan kursi. Sebab persaingan makin ketat di wilayah Jawa Tengah pada Pemilu...

Pertahankan Eksistensi Pasar Tradisional

DEMAK- Keberadaan pasar tradisional tetap dibutuhkan masyarakat. Sebab, dengan pasar inipula, interaksi warga yang berbelanja dapat terjalin dengan baik. Dengan demikian, pemerintah terus berupaya...

Polisi Bentuk Tim Serbu Copet

WONOSOBO–Jelang Lebaran, sejumlah pasar dipadati para pembeli. Maka, untuk menjaga keamanan, Polres Wonosobo membentuk tim khusus menghadapi aksi para pencopet. Per pasar, dipastikan dijaga...

Buka Rute Semarang-Makassar

SEMARANG – Maskapai Sriwijaya Air membuka rute baru Makassar-Semarang PP pada 28 April 2017 mendatang. Rute baru itu mengincar pasar kunjungan wisata, bisnis dan...

Jatuh dari Sepeda, TKI Asal Demak Tewas di Taiwan

DEMAK - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Dukuh Serkan Kidul, Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung dilaporkan tewas setelah terjatuh dari sepeda. Jasad TKI bernama...

Rp 10 M Untuk Normalisasi Alur Pelabuhan Morodemak

DEMAK - Pemerintah terus berupaya untuk menormalisasi atau mengeruk alur Pelabuhan Morodemak, Kecamatan Bonang. Pemkab Demak sebelumnya telah mengusulkan rencana normalisasi ini melalui Bappeda...