33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Tak Ada CPNS Lewat Jalur Belakang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng membuka tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) mulai Juni 2018 mendatang. Terhitung ada 4.512 orang yang dibutuhkan untuk mengisi jabatan di lingkup Pemprov Jateng yang saat ini sedang kosong. Terbanyak adalah tenaga kesehatan dan pendidikan. Sementara tenaga teknis dan administrasi, hanya beberapa, sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit kerja.

Sekda Jateng, Sri Puryono mengatakan pengadaan CPNS tahun ini, dipastikan tidak ada unsur titipan. Sehingga, masyarakat jangan mudah percaya dengan tawaran orang yang bisa memasukkan menjadi CPNS. Sebab, tes CPNS menerapkan sistem computer assisted test (CAT). “Jadi, setelah tes langsung keluar nilainya. Diterima atau tidak, karena hasil tes itu, bukan karena anaknya sekda atau anak kepala dinas,” jelasnya, Selasa (22/5).

Sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, penerimaan CPNS melalui satu pintu dan tidak ada lagi penerimaan PNS tanpa tes. Mengenai pendaftaran, akan dilakukan secara terbuka.

“Pemprov mengusulkan sekitar 4.512 sekian CPNS, dari kabupaten/kota 29 ribuan lebih. Jadi, total ada 34 ribuan CPNS yang dibutuhkan se-Jateng. Pendaftarannya di bulan Juni, habis Lebaran baru dilakukan tes. Kemudian, September-Oktober sudah keluar NIP dan Oktober-November-Desember sudah prajab,” paparnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Arief Irwanto menambahkan, tenaga pendidik yang berada di bawah kewenangan Jateng menjadi prioritas. Sebab, jumlahnya sangat kurang. Selama ini, pihaknya hanya mengoptimalkan kinerja para guru. Termasuk menambah jam mengajar.

Dijelaskan, ada 7 ribu kursi guru yang kosong dan harus segara diisi. Angka itu belum ditambah 1.500 guru yang pensiun tahun ini. “Karena mendesak, 70 persen tambahan PNS akan diprioritaskan guru linier. Yang 30 persen dibagi untuk tenaga kesehatan dan infrastruktur,” terangnya.

Meski begitu, tahun ini, kuota tersebut tidak bisa dipenuhi karena Pemprov Jateng hanya kebagian 4.512 kuota saja. Pasalnya, pemerintah pusat punya prioritas dalam pengangkatan PNS di tingkat daerah. Yakni daerah terpencil, perbatasan, daerah yang menjadi kantong kemiskinan, serta yang belanja pegawai pada APBD-nya tidak lebih dari 50 persen.

“Provinsi baru juga diprioritaskan. Seperti Kalimantan Utara dan Papua. Kalau daerah di perbatasan yang diprioritaskan adalah NTT dan Kalimantan Barat,” tegasnya. (amh/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Banyak Guru Tak Kompeten

SEMARANG – Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Sekolah/Madrasah Provinsi Jateng telah melakukan rapat pleno hasil akreditasi lembaga pendidikan mulai tingkat dasar sampai atas. Dari hasil...

Nippon Paint Cetak Rekor Muri

SEMARANG – Nippon Paint berhasil memecahkan Rekor Museum Indonesia (MURI) untuk kategori ‘Pengecatan Gapura Merah Putih Terbanyak’ di Indonesia. Kegiatan pengecatan dilakukan serentak di...

Ujicoba Lawan PSS dan Persijap

SEMARANG – PSIS telah merancang sejumlah laga uji coba di masa libur kompetisi sepanjang Ramadan hingga Lebaran mendatang. M Ridwan dkk dijadwalkan menjalani tiga...

Perisai Kedamaian Ramadan

RADARSEMARANG.COM - SUASANA pasca rentetan aksi terorisme menjelang datangnya bulan Ramadan membuat kegelisahan. Sambutan kehadiran bulan mulia, yang harusnya penuh dengan keramahan dan kedamaian...

Berangkatkan 1.710 Calhaj

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Demak memberangkatkan sebanyak 1.710 calon haji. Dari jumlah itu, 803 merupakan calon haji laki laki dan 907...

Gandeng PLN demi Kelancaran UNBK

SEMARANG – DPRD meminta Pemprov Jateng benar-benar memperhatikan persiapan sekolah yang bakal menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Best Test (CBT). Pemerintah...