“Klinik BI Indi” Membantu Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – LOLA seorang siswi SMP. Dia tergolong siswa yang cukup rajin di sekolahnya. Ia selalu hadir di kelas pada saat jam sekolah. Hanya jika sakit atau ada hal sangat penting Lola ijin tidak hadir di kelas. Namun dia mempunyai satu keluhan yang sangat mengganggunya. Dia merasa sulit berkonsentrasi saat pelajaran, terutama saat pelajaran matematika. Dia sering merasa sulit memahami materi pelajaran dan bingung tidak tahu arah jika menghadapi soal matematika.

Kisah diatas menggambarkan kondisi seorang siswa yang mengalami kesulitan belajar. Mungkin dia memang tergolong anak yang lambat belajar. Siapa yang bertanggung jawab untuk membantu anak itu mengatasi masalahnya? Dia adalah seorang siswa di sekolahnya. Keberhasilan siswa ini akan membawa dampak bagi keberhasilan sekolahnya, begitu juga sebaliknya. Maka sekolah  bertanggung jawab membantu anak seperti ini mengatasi masalahnya.

Guru adalah ujung tombak sekolah  untuk membantu mengatasi permasalahan siswa. jika diibaratkan sekolah itu sebuah rumah sakit, maka guru adalah dokternya.Masalah seperti yang dialami Lola ini tidak hanya terjadi pada satu atau dua anak saja, tetapi cukup banyak yang mengalaminya. Langkah apa yang bisa diambil oleh guru untuk membantu mengatasi keluhan anak seperti Lola ini ?

Ada sebuah metode yang bisa digunakan oleh guru untuk membantu siswa seperti Lola. Yaitu metode Klinis. Dengan metode Klinis ini guru membantu siswa mengatasi kesulitan belajar dengan memberikan bimbingan secara individu. Maka metode ini diberi  nama “KLINIK BI INDI”.

Di dalam “KLINIK BI INDI”, guru membimbing siswa secara indifidual, terutama terhadap siswa siswa yang mengalami kesulitan belajar. Kejelian guru dalam memperhatikan siswa pada saat pelajaran di kelas sangat dibutuhkan. Sehingga guru bisa mengidentifikasi gejala- gejala yang  terjadi pada siswa. jika ada siswa yang teridentifikasi mengalami gejala kesulitan, maka guru harus memberi perhatian lebih dan bimbingan secara indifidual kepadanya. Namun demikian, guru tidak boleh mengabaikan kepentingan siswa yang bisa belajar lebih cepat dari temanya. Guru bisa memberi penghargaan kepada mereka untuk bisa lebih mengembangkan pengetahuanya dengan memberi kesempatan untuk menjadi tutor sebaya.

Layanan dari “KLINIK BI INDI” tidak hanya diberikan di dalam kelas saja, tetapi juga diberikan di luar kelas bagi siswa yang membutuhkan. Jika kondisi sekolah memungkinkan, bisa disediakan satu ruangan khusus untuk ruang paktek konsultasi matematika. Berilah nama ruangan itu “Klinik BI Indi”. Ruangan itu sebenarnya adalah Laboratorium Matematika. Di ruangan itu bisa disediakan berbagai alat bantu (alat peraga) yang dibutuhkan. Guru bisa berkreasi utuk menciptakan berbagai alat peraga yang bisa membantu siswa.

Siapa yang bertugas stand by di ruangan itu? Dan kapan layanan dibuka? sebaikya semua guru matematika bisa bekerja sama. Jika ruangan cukup luas, ruang itu bisa sekaligus memjadi ruang guru matematika. Siswa bisa memilih kepada siapa ia akan minta bimbingan. Namun jika ruang tidak cukup luas, bisa jibuat jadwal piket guru jaga.  Untuk waktu pelayanan ada beberapa pilihan. Misalnya pagi hari sebelum jam pelajaran pertama, pada saat jam istirahat, pada saat guru kosong jam mengajar, atau siang setelah pelajaran berakhir sambil menunggu jam absen siang.

Perlu diingat! Siswa yang mengalami kesulitan belajar tidak selalu mempunyai keberanian dan keinginan untuk minta bimbingan. Jika hal ini terjadi ,maka peran aktif guru untuk  memanggil dan memotivasi mereka sangat dibutuhkan. Siswa seperti ini pada umumya merasa agak minder dan tidak berani mengemukakan pendapat pada saat pelajaran di kelas. Berikan layanan dengan santai dan suasana tidak mencekam  kepada mereka, sehingga tumbuh rasa percaya dirinya.

Layanan Klinik BI Indi tidak hanya sebatas untuk siswa yang mengalami keterlambatan. Tetapi layanan juga diberikan kepada mereka yang merasa haus akan pengetahuan. Mereka yang ingin lebih maju dari temanya, diberi layanan untuk pengayaan. jika keadaan memungkinkan ajaklah mereka bekerja sama. Jadikan mereka asisten atau partner kerja. Jika guru dan sekolah bisa mewujudkan layanan seperti ini, Insya Allah prestasi belajar matematika akan menjadi lebih baik.  Metode ini pernah kami angkat sebagai judul PTK dan hasil penelitian menunjukkan peningkatan pertasi yang signifikan.  Selamat mencoba. (igi1/aro)

Guru SMP Negeri 7 Salatiga

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -