33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Pemkot Terlambat Nyetop

Bangunan Eks Pabrik Rokok BAT Tinggal 30 Persen

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Meski Pemkot Semarang sudah melayangkan surat peringatan 1 (SP 1), pembongkaran gedung eks pabrik rokok British American Tobacco (BAT) masih terus dilanjutkan. Bahkan, pemkot dinilai terlambat menghentikan. Sebab, kemarin pembongkaran sudah mencapai sekitar 70 persen. Bahkan, bangunan tua itu sudah nyaris rata dengan tanah.

Sekretaris Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah, mengatakan, pemerintah kota akan melayangkan SP4 atau surat penghentian pekerjaan kepada pelaksana proyek atas tidak dihiraukannya SP1.  ”SP1 tersebut telah dilayangkan seminggu lalu. Nanti kalau surat perintah penghentiannya tetap diabaikan, kita akan melakukan penyegelan,” ancam Irwansyah saat ditemui di kantornya.

Dijelaskan, belum pernah ada komunikasi antara pemilik bangunan dengan Dinas Tata Ruang Kota Semarang. Sehingga pihak dinas juga tidak mengetahui apa yang hendak dilakukan oleh pemilik bangunan. Seharusnya, kata Irwansyah, pemilik bangunan wajib melalui izin terlebih dahulu ketika hendak melakukan sesuatu terhadap bangunan yang diduga cagar budaya tersebut.

”Apalagi bangunan cagar budaya, alurnya sangat panjang. Pembongkaran ini menyalahi aturan,” tegasnya.

Di lain pihak, Sandy Hartono, kepala proyek pembongkaran gedung eks pabrik rokok BAT ini bersikukuh dirinya sudah mengantongi izin dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Menurutnya, bangunan ini tidak masuk sebagai bangunan cagar budaya. Untuk itu, pihaknya tetap terus melanjutkan pembongkaran.

”Sudah, izinnya sudah ada beberapa hari lalu. Tapi ini saya sedang di luar kota, sehingga tidak bisa melihat nomor perizinannya,” ujarnya saat dihubungi koran ini.

Junawan, Bagian Perlindungan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) menyampaikan bahwa bangunan eks pabrik BAT belum masuk inventarisasi BPCB. Meskipun demikian, kata dia, bisa jadi bangunan tersebut termasuk cagar budaya.  ”Perizinannya ada di pemerintah kota. Prosedur pembongkaran seharusnya melalui izin dari pemerintah kota,” ujarnya via pesan singkat.

Pada bangunan ini, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Semarang beberapa tahun lalu sudah merekomendasikan agar Pemerintah Kota Semarang menetapkannya sebagai cagar budaya.

Tjahjono Rahardjo, anggota TACB Kota Semarang mengatakan, sesuai UU Nomor 11 Tahun 2010, paling lambat 30 hari setelah menerima rekomendasi itu wali kota harus menetapkannya sebagai cagar budaya.

Tjahjono menyesalkan pembongkaran yang hingga kini masih terus dilanjutkan. Seandainya masih diduga sekalipun, bangunan BAT harus diperlakukan sebagai cagar budaya. ”Dalam pasal 31 ayat 5 disebutkan bahwa selama proses pengkajian, benda, bangunan, struktur atau lokasi hasil penemuan atau yang didaftarkan, dilindungi dan diperlakukan sebagai cagar budaya,” paparnya.

Menurut sumber yang enggan disebut namanya, bangunan empat lantai dengan 5 gedung gudang di tanah seluas 5 hektare ini adalah milik Nasmoco.

Dijelaskan olehnya, pembongkaran hanya dilakukan pada gedung eks pabrik rokok BAT. Sementara 5 gedung lainnya, dua di antaranya digunakan sebagai gudang garmen dan keramik. ”Kabarnya mau kerja sama untuk dibuat Trans Studio,” ujarnya.

Benarkah akan dibangun Trans Studio? Kepala proyek pembongkaran Sandy Hartono membantahnya. “Bukan” katanya singkat.

Sumber itu menambahkan, gedung tersebut kondisinya memang sudah tidak layak. Bagian bawah sudah terendam banjir dan rob selama bertahun-tahun. ”Kalau mau dibuat hotel juga tidak memungkinkan, karena tidak boleh melebihi Karangturi (ketinggian sekolah di sebelahnya), karena masih dalam lintasan pesawat terbang,” ujarnya.  (sga/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gandeng BNN Ciptakan Lingkungan Bersih Narkoba

KAJEN- Maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pekalongan, yang menjangkau kalangan pelajar, membuat Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, merasa prihatin. Perlu kerjasama dengan berbagai pihak...

Pemkab Jamin Kesehatan Napi Rutan Pekalongan

KAJEN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menjamin kesehatan para narapidana atau warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Pekalongan. Yakni, dengan diberikannya jaminan kesehatan gratis...

Ekspor Jateng Selama Februari Menurun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat nilai ekspor selama Februari 2018 mengalami penurunan sebesar 5,7 persen dibanding bulan sebelumnya. Kepala Bidang Statistik...

Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Indonesia Power bekerjasama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng menggelar pengobatan gratis di RW IX Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, kemarin. Ratusan warga...

Puluhan Pebasket Ikuti Seleksi Popda

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA–Puluhan pebasket pelajar SMA di Salatiga mengikuti seleksi Popda yang dilaksanakan di GOR Remaja, Kamis (22/2) kemarin. Seleksi dilakukan selama dua hari untuk...

Tukang Bangunan Juga Ikut Sertifikasi

MAGELANG – Sebanyak 300 tukang bangunan se-Kota dan Kabupaten Magelang mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi tukang bangunan umum, Minggu-Senin (26-27/11) di Gedung...