32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Beri Dukungan untuk Polri

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Penolakan terhadap terorisme dan dukungan terhadap Polri terus bergulir. Salah satunya dilakukan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Weleri. Yakni dengan melakukan dekalrasi bersama-sama tokoh agama dari lintas agama dan pemuda Kendal.

Ketua panitia, M Amirudin, menjelaskan, deklarasi itu bertujun menjaga keamanan dan kedamaian di Kecamatan Weleri. Yakni memberikan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan serta perdamaian dunia.

Deklarasi itu menurutnya dilakukan lantaran maraknya beberapa kejadian aksi teror yang terjadi di negeri ini. Dimana polri yang menjadi pelindung dan pengayom masyarakat menjadi sasaran aksi terorisme. “Acara ini utamanya juga untuk mendukung Polri agar jangan takut dan jangan gentar dengan terorisme,” tuturnya.

Lebih kurang ada 30 perwakilan dari berbagai ormas ikut serta dalam deklarasi damai mendukung Polri. Kapolsek Weleri, AKP Abdullah Umar, mengaku sangat berterima kasih atas dukungan dari masyarakat untuk Polri. Meski hanya dengan dukungan moril, menurutnya penting, karena hal itu menunjuukan rasa bersamaan dan cinta tanah air.

“Mari semua warga, bersatu. Sebab dengan bersatu, maka akan sulit dipatahkan. Seperti sapu lidi, jika satu lidi mudah dipatahkan dan tidak banyak berfungsi. Tapi jika lidi banyak dan bersatu dalam satu ikatan, maka tidak mudah dipatahkan.

“Semua agama itu mengajarkan cinta kasih. Tidak ada yang mengajarkan untuk saling membunuh apalagi membunuh yang tidak berdosa. Maka, jangan terpancing akan isu bahwa bom bunuh diri itu demi agama,” kata Abdullah Umar.

Camat Weleri, Marwoto, mengajak warga selalu menjaga keamanan dan kerukunan. Meski begitu, segala bentuk aksi radikalisme dan terorisme yang mengganggu situasi keamanan, perlu diwaspadai dan diantisipasi. “Saya mengajak seluruh elemen di Weleri untuk bersatu,’’ kata dia.

Perwakilan tokoh agama, Teddy, menyatakan merupakan suatu kebanggaan karena bisa berkumpul dalam suana yang cair dengan sejumlah tokoh agama dan pemuda. Meski masih ada yang belum saling mengenal, tetapi mereka bisa bertemu dan menyatakan sikap menolak terorisme. ‘’Terorisme itu merupakan musuh bersama,’’ ucapnya. (bud/bas)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here