31 C
Semarang
Jumat, 27 November 2020

Tunggu Rekomendasi Kementerian PUPR

Pembangunan Jembatan Sunut

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Perbaikan jembatan Sunut di Dusun Sapen Desa Candirejo hingga kini belum dilakukan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang, Totit Oktoriyanto mengungkapkan, hal itu dikarenakan belum adanya rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Tinggal nunggu rekomendasi saja, kita baru bisa mengerjakan,” ujar Totit, Minggu (20/5).

Adapun hal yang akan dilakukan perbaikan yaitu mulai dari pilar kaki jembatan hingga betonisasi bibir mulut sungai. “Di bagian kakinya saja dibeton setinggi batas banjir. Sama kita buatkan bangunan terjunan ground shield (penahan arus air),” katanya.

Rencana pelebaran aliran sungai dari hulu, lanjutnya, juga tidak jadi dilakukan. Sebab pelebaran aliran sungai akan menambah derasnya arus. Hal tersebut akan berbahaya bagi bangunan jembatan. Adapun karakteristik sungai Jeragung yang melintas di bawah jembatan Sunut tersebut berkelok-kelok.

Karakteristik tersebut, menurut Totit, dapat mengurangi derasnya arus sungai. “Jadi, tidak jadi dipotong untuk tikungan air. Kenapa tidak jadi dipotong? Karena arusnya semakin besar,” tuturnya.

Adapun pengerjaan jembatan Sunut akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama yaitu pemadatan tanah di bagian pangkal jembatan. Hal itu dilakukan untuk mengisi kembali tanah yang sebelumnya mengalami longsor.

Tahap kedua yaitu pemasangan bronjong di beberapa mulut sungai Jeragung. Pemasangan bronjong tersebut dilakukan untuk mengurangi arus sungai yang deras. Sehingga, arus yang melintas di bawah jembatan tidak terlalu deras.

Selain itu, lanjutnya, bronjong tersebut bertujuan untuk menahan tanah di bibir sungai supaya tidak terjadi longsor. Tahap ke tiga yaitu pembangunan gelagar jembatan. Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan gelagar jembatan ambrol.

Pemkab Semarang menganggarkan Rp 5 miliar untuk perbaikan jembatan Sunut di Dusun Sapen Desa Candirejo. Namun, kata Totit, dari total anggaran Rp 5 miliar tersebut, nantinya yang akan digunakan hanya Rp 2,5 miliar. “Karena dulu kita mau menangani semua, ternyata itu sungainya masuk ke aset BBWS, jadi penanganannya dibagi,” tuturnya. (ewb/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...