33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Minta Pemprov Pantau Kondisi Sungai

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD meminta agar Pemprov Jateng memantau kondisi sungai yang ada di seluruh wilayah Jateng. Hal itu sangat penting, seiring perubahan tata ruang daerah, kondisi sungai yang ada sangat membutuhkan penanganan dan perawatan.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirichad mengatakan, sekarang banyak garis sempadan sungai yang mengecil dan melebar. Termasuk sungai yang memiliki garis lengkung atau dengan kelokan 90 derajat, perlu ada pengecekan. “Kondisi ini menyebabkan air meluap saat debit air besar. Ini jelas sangat membahayakan masyarakat di sekitar aliran sungai,” katanya.

Politisi PPP ini menambahkan, konsep air itu meluncur lurus. Jika saluran mengecil otomatis meluap dan daerah di depan akan diterjang. Musim kemarau harus dimanfaatkan dan memastikan kondisi sungai di seluruh Jateng. Pemprov Jateng juga bisa berkoordinasi dengan kabupaten/kota agar ke depan persoalan air meluap tak terjadi lagi. “Saya kira harus ada unsur prioritas, mengingat anggaran jelas tak bisa mencukupi semuanya. Jadi bisa dilakukan secara bertahap,” tambahnya.

Dewan sudah melakukan pemantauan langsung di sejumlah proyek pembangunan di kawasan sungai. Seperti pembangunan penguatan tebing dan bronjong Sungai Damar di Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kendal. Pembangunan dinilai tepat, karena fungsi bronjong untuk menahan laju air sungai saat debit tinggi. “Pemprov Jateng harus bisa merawat bronjong atau tanggul sungai supaya bisa bertahan lama dengan menggandeng masyarakat sekitar,” tambah Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri.

Ia menambahkan, proyek penguatan bronjong Sungai Damar dikerjakan sepanjang 110 meter. Saat ini, proyek telah selesai pada Desember 2017. Karena itulah Komisi D berharap dinas tetap merawat karena dalam APBD ada anggaran untuk perawatan. “Adanya proyek penguatan tanggul dan bronjong itu karena warga sekitar Sungai Damar kerap kebanjiran saat air sungai meluap. Terlebih garis sempadan sungainya sudah melebar,” tambahnya. (fth/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Guru yang Sebelumnya Baik, Kini Berubah 180 Derajat

RADARSEMARANG.COM - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila dan  Muhammad Afif Ashor harus menelan pil pahit. Keduanya dikeluarkan dari SMA Negeri 1 Semarang dengan dalih...

Kelapa Bercabang Dua Ditemukan di Gringsing

BATANG - Irsyad alias Doel warga RT 04 RW 01 Dukuh Sawangan Desa Sawangan Kecamatan Gringsing tidak menyangka bibit pohon kelapa hijau yang ditanamnya...

Pelajar Keluar Malam Bawa Kondom

WONOSOBO – Pergaulan pelajar Wonosobo patut diwaspadai. Setelah ditemukan pelajar putri SMP berhubungan intim di sebuah hotel, razia tim gabungan pada Rabu (29/3) malam,...

Tawarkan Gamis Antimainstream

SEMARANG – Busana muslim makin diminati saat Ramadan dan menjelang Lebaran nanti. Desainer asal Semarang, Liza Supriyadi coba menghadirkan koleksi busana muslim antimainstream miliknya...

Tradisi 200 Tahun

Pengurus masjid menuangkan bubur yang disebut Bubur India ke dalam mangkuk-mangkuk untuk hidangan berbuka puasa di Masjid Jami’ Pekojan Semarang, Minggu (28/5) kemarin. Sebanyak...

Sekolah Bisa Dompleng Pelaksanaan UNBK

UNGARAN–Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017 ini, sekolah diperbolehkan mendompleng sekolah lain yang sudah memenuhi syarat. Terutama untuk jenjang SMP, yang ingin...