33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Trotoar Jalan Sosrokartono Mendesak Diperbaiki

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Kondisi trotoar di sepanjang ruas Jalan Sosrokartono, Desa Kaliputu, Kota, Kudus memprihatinkan. Pasalnya, trotoar rusak parah tidak sedikit susunan paving blok yang hilang. Selain itu, bentuknya sudah bergelombang kerap menjatuhkan pejalan kaki.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus kerusakan trotoar juga terlihat di sebelah timur makam yang berada di Jalan Sosrokartono. Disana trotoar tampak sudah bergelombang, beberapa susunan paving blok sudah hilang. Parahnya, juga ada lima lubang yang dibiarkan menganga.

Ketika melihat kedalam lubang bisa melihat saluran gorong – gorong yang berada di bawah trotoar. Jika pejalan kaki yang melintas tidak hati – hati maka bisa terperosok ke dalam lubang. Sehingga pejalan kaki lebih memilih berjalan disamping trotoar dari pada di trotoar.

Seperti yang dilakukan, Ivan, 34, mengaku, khawatir terjatuh dan terperosok jika berjalan di trotoar tersebut. ”Trotoarnya kurang baik. Kalau saya berjalan di atas (Trotoar, red) bisa jatuh. Jadi lewat samping saja jadi tidak khawatir,” ungkap warga asal Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kudus ini.

Salah satu warga setempat Reni, 58, mengatakan, kurang lebih sudah ada tujuh tahun trotoar di jalan sosrokartono tidak ada perbaikan. ”Mulai 2011 sudah tidak ada perbaikan sampai sekarang,” paparnya.

Padahal, lanjutnya, trotoar sudah banyak yang rusak. Bentukanya sudah bergelombang dan banyak paving yang hilang. ”Bisanya kalau ada anak – anak yang lari di trotoar jatuh karena tersandung paving trotoar yang tidak rata,” bebernya.

Warga Desa Kaliputu, Kota itu juga menyampaikan, selama ini perawatan trotoar hanya dilakukan warga setempat. Dengan membersikan trotoar bahkan ada yang menambalnya.

Hal senada juga disampaikan Rukan, 47, mengatakan, sejak 2011 belum ada perbaikan sampai sekarang. Dia menyayangkan hal itu karena trotoar kerap dimanfaatkan warga untuk jalan kaki.”Kalau diperbaiki jangan seperti trotoar yang Jalan Kota. Karena trotoarnya licin dan terlalu tinggi. Kalau bisa yang tidak licin,” katanya. (ruq/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Badan Pembentukan Perda DPRD Surakarta Studi Banding Penyusunan Raperda ke Wonosobo

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Surakarta melakukan studi banding ke DPRD Kabupaten Wonosobo, Selasa (15/5). Tujuannya untuk mengetahui secara langsung...

Tewas Membusuk di dalam Kamar

SEMARANG- Darsaptono, 40, warga Pakintelan, Gunungpati, ditemukan tewas membusuk di kamar tidurnya. Diduga korban sudah meninggal lebih dari tiga hari. Kejadian itu kali pertama diketahui...

Banser Kendal-Demak Siap Kawal NKRI

KENDAL—Kegiatan salah satu ormas Islam di Semarang yang ingn mendirikan khilafah atau sistem pemerintahan Islam di Indonesia memantik reaksi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari...

Lagi, Kota Semarang Terima Predikat Kota Sehat

MENJELANG akhir tahun, Kota Semarang memperoleh penghargaan Swastisaba Wiwerda, yaitu penghargaan bagi kabupaten/kota yang menyelenggarakan Kota Sehat Tahun 2017 untuk klasifikasi pembinaan. Penghargaan diserahkan Menteri...

Ratusan Botol Miras Diamankan Satpol PP

UNGARAN-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Semarang kembali menyita ratusan botol berisi minuman keras (miras) dalam razia di beberapa kecamatan, Senin malam (28/8)...

Perbaiki Akses Pertanian

KALIWUNGU – Desa Kener Kecamatan Kaliwungu kebut pembangunan infrastruktur, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan pertanian. Sebab, mayoritas penduduk Desa ini memiliki mata pencaharian sebagai petani. Beberapa...