Trotoar Jalan Sosrokartono Mendesak Diperbaiki

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Kondisi trotoar di sepanjang ruas Jalan Sosrokartono, Desa Kaliputu, Kota, Kudus memprihatinkan. Pasalnya, trotoar rusak parah tidak sedikit susunan paving blok yang hilang. Selain itu, bentuknya sudah bergelombang kerap menjatuhkan pejalan kaki.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus kerusakan trotoar juga terlihat di sebelah timur makam yang berada di Jalan Sosrokartono. Disana trotoar tampak sudah bergelombang, beberapa susunan paving blok sudah hilang. Parahnya, juga ada lima lubang yang dibiarkan menganga.

Ketika melihat kedalam lubang bisa melihat saluran gorong – gorong yang berada di bawah trotoar. Jika pejalan kaki yang melintas tidak hati – hati maka bisa terperosok ke dalam lubang. Sehingga pejalan kaki lebih memilih berjalan disamping trotoar dari pada di trotoar.

Seperti yang dilakukan, Ivan, 34, mengaku, khawatir terjatuh dan terperosok jika berjalan di trotoar tersebut. ”Trotoarnya kurang baik. Kalau saya berjalan di atas (Trotoar, red) bisa jatuh. Jadi lewat samping saja jadi tidak khawatir,” ungkap warga asal Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kudus ini.

Salah satu warga setempat Reni, 58, mengatakan, kurang lebih sudah ada tujuh tahun trotoar di jalan sosrokartono tidak ada perbaikan. ”Mulai 2011 sudah tidak ada perbaikan sampai sekarang,” paparnya.

Padahal, lanjutnya, trotoar sudah banyak yang rusak. Bentukanya sudah bergelombang dan banyak paving yang hilang. ”Bisanya kalau ada anak – anak yang lari di trotoar jatuh karena tersandung paving trotoar yang tidak rata,” bebernya.

Warga Desa Kaliputu, Kota itu juga menyampaikan, selama ini perawatan trotoar hanya dilakukan warga setempat. Dengan membersikan trotoar bahkan ada yang menambalnya.

Hal senada juga disampaikan Rukan, 47, mengatakan, sejak 2011 belum ada perbaikan sampai sekarang. Dia menyayangkan hal itu karena trotoar kerap dimanfaatkan warga untuk jalan kaki.”Kalau diperbaiki jangan seperti trotoar yang Jalan Kota. Karena trotoarnya licin dan terlalu tinggi. Kalau bisa yang tidak licin,” katanya. (ruq/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -