33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Polisi Buru Penyebar Hoax Bom di Polsek Ngaliyan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kepolisian Polrestabes Semarang mengimbau masyarakat agar tidak resah atas kabar hoax tentang adanya bom di Polsek Ngaliyan beberapa hari lalu. Sebab, paketan mencurigakan yang ditemukan warga tersebut, bukan bom atau bahan peledak.

“Saya atas nama Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Polisi Abiyoso Seno Aji menegaskan bahwa kabar atau berita tentang adanya temuan bom di Polsek Ngaliyan adalah Tidak Benar atau Bohong,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji dalam siaran persnya, Sabtu (19/5) kemarin.

Abioso juga menegaskan bahwa pihaknya dan jajaran Polrestabes Semarang meminta agar masyarakat tidak langsung percaya terhadap berita yang ada di media sosial. Selain itu, pihaknya juga meminta masayarakat untuk tidak langsung menyebarkan informasi yang belum tentu benar. “Kalau belum tahu kebenarannya, kami minta tidak langsung di-share atau dibagikan,” tegasnya.

Munculnya kabar hoax tersebut, sangat meresahkan masyarakat. Apalagi informasi tersebut beredar setelah adanya penemuan paket mencurigakan di pinggir Jalan Honggowongso Kelurahan Purwoyoso Ngaliyan persisnya sekitaran dekat Gereja GPDI Hosana, Rabu (16/5) sekitar pukul 20.00.

Paket tersebut ditemukan oleh seorang laki-laki, warga Ngaliyan, Surya Endriawan, 25, sepulang kerja melintas Jalan Honggowongso Kelurahan Purwoyoso Ngaliyan Kota Semarang.

Saat dicek, paketan mencurigakan tersebut berisi baterai handphone 1 buah, baterai power bank 3,7 volt sebanyak 5 buah, arloji analog 1 buah, dan rangkaian PCB resistor, kondensor serta rangkaian kabel. Selain itu, di paketan itu tertempel sebuah kertas dan disertai tulisan kelompok radikal ISIS. Bahkan ada juga tanda tangan dan nama Amrozi.

Merasa khawatir terjadi sesuatu, Surya langsung melaporkan ke petugas jaga Polsek Ngaliyan sambil manaruh bungkusan tersebut di depan Mapolsek Ngaliyan. Oleh petugas, diteruskan ke Polrestabes Semarang dan disampaikan Unit Jibom Gegana Sat Brimob Polda Jateng untuk dilakukan pengecekan. “Sejak adanya benda mencurigakan itu, kami nyatakan bahwa itu bukan bom, melainkan baterai dan power bank,” tegasnya.

Abioso menegaskan, foto wajah seseorang dan rakitan bom yang beredar tersebut juga tidak benar. “Foto orang yang dicantumkan adalah orang yang menemukan benda tersebut, bukan teroris. Sedangkan foto sejumlah bom pralon tersebut, bukan foto yang ada di Polsek Ngaliyan,” imbuhnya.

Lanjut Abioso, kini aparat Polrestabes Semarang mendalami penyebar dugaan informasi bohong soal penangkapan terduga teroris dan barang bukti sejumlah bom di kawasan Honggowoso, Semarang. Pihaknya juga telah menurunkan tim untuk memburu pembuat dan penyebar gambar hoax tersebut. “Kami akan mendalami kabar hoax tentang bom dan teroris di Polsek Ngaliyan. Kami sudah terjunkan tim untuk memburu pembuat gambar, pemosting dan penyebarnya. Saya tegaskan itu tidak benar. Mohon masyarakat tidak mudah percaya,” harapnya. (mha/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...