Konseling Kelompok , Tingkatkan Percaya Diri Siswa

spot_img

RADARASEMARANG.COM – ADA anak – anak tumbuh dan berkembang tidak sesuai dengan yang diharapkan, misalnya mudah memberontak, atau kalau sang anak sudah mulai besar ia suka berbohong, mencuri, menakali teman, atau malas belajar, tidak jarang orangtua dan guru kebingungan bagaimana cara mengatasinya. Ketika sekali atau dua kali orangtuamenasihati anak tersebut namun tetap tidak berubah, tak sedikit pula orangtua yang justru memarahi anaknya, memberikan hukuman, atau bahkan memukul sang anak. Ketika keadaan sudah begini, tidak banyak dari orangtua yang bisa berpikir dengan tenang untuk mencari jawab mengapa anaknya menjadi bermasalah.

Dalam menghadapi permasalahan ini, berbagai upaya yang dilakukan oleh guru pembimbing antara lain, memberikan layanan konseling individual, berkonsultasi dengan orang tua, namun dengan upaya-upaya tersebut belum diperoleh hasil yang maksimal. Diperlukan cara yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri klien dengan layanan konseling kelompok.

Konseling kelompok menurut Prayitno (2004:1) adalah layanan bimbingan konseling yang mengikutkan sejumlah peserta dalam bentuk kelompok, dengan konselor sebagai pemimpin kegiatan kelompok dengan mengaktifkan dinamika kelompok untuk membahas berbagai hal yang berguna bagi pengembangan, pribadi dan/atau pemecahan masalah individu yang menjadi peserta kegiatan kelompok.

Baca juga:   Semakin Percaya Diri dengan Model Gallery Walk

Fungsi layanan konseling kelompok yaitu memungkinkan klien memperoleh kesempatan bagi pembahasan dan pengentasan masalah yang dialami melalui dinamika kelompok (Mugiarso, 2007:69)

Tujuan konseling kelompok menurut Sukardi, Dewa Ketut (2008:68) yaitu, melatih anggota kelompok agar berani berbicara dengan orang banyak, dan melatih anggota kelompok dapat bertenggang rasa terhadap teman sebayanya. Juga dapat mengembangkan bakat dan minat masing-masing anggota kelompok, serta mengentaskan permasalahan-permasalahan kelompok.

Sehingga mengacu tujuan konseling kelompok, dapat memungkinkan meningkatnya kepercayaan diri yang dimiliki siswa, inilah yang merupakan aspek lain yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Setiap kali seorang siswa akan ditantang untuk dapat menjadi yang terbaik di sekolahnya baik dari sisi akademik maupun prestasi yang lain. Untuk itu, mutlak bagi seorang siswa memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Percaya diri adalah sikap yang timbul dari keyakinan pada kemampuan-kemampuan sendiri yang berpengaruh terhadap aktivitas fisik dan mental. Percaya diri akan muncul ketika seseorang terlibat didalam suatu aktivitas tertentu dimana pikirannya terarah untuk mencapai sesuatu hasil yang diingikan.

Baca juga:   Hidup Beretika di Masa Pandemi Covid-19

Sedangkan karakteristik siswa yang memiliki kepercayaan diri tinggi antara lain: Percaya degan kemampuan diri sendiri. Mengutamakan usaha sendiri tidak tergantung dengan orang lain  Tidak mudah mengalami rasa putus asa. Berani menyampaikan pendapat. Mudah berkomunikasi dan membantu orang lain. Tanggung jawab dengan tugas-tugasnya. Memiliki cita-cita untuk meraih prestasi. Melakukan aktivitas dengan optimistis.

Dengan demikian layanan konseling kelompok dapat meningkatkan percaya diri siswa sehingga prestasi belajar meningkat. Untuk itu, guru BK harus lebih kreatif lagi dalam mencari solusi pembimbingan siswa. (tj3/2/aro)

Guru BK SMP Negeri 2 Gunungwungkal Pati

Author

Populer

Lainnya