33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Pemkab dan Perhutani Kerjasama, Angkat Potensi Hutan 

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Memiliki potensi yang menarik dan potensial, Pemerintah Kabupaten Batang  dan Perhutani dalam hal ini Perum Perhutani Pekalongan Timur, sepakat untuk mengelola bersama hutan di wilayah Kabupaten Batang untuk kemaslahatan bersama. Selain untuk pemberdayaan ekonomi warga juga untuk kawasan wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan, kesepakatan pengelolaan hutan milk Perhutani tersebut tertuang dalam Penandatanganan kerjasama antara Pemkab Batang dan  Perum Perhutani Pekalongan Timur.

“Ini sebagai landasan bagi para pihak untuk melakukan kerjasama pengelolaan sumber daya hutan di wilayah Kabupaten Batang,” jelas Wahyu, Jumat (18/5).

Dijelaskan, penandatanganan kerjasama tersebut untuk meningkatkan fungsi dan manfaat sumber daya hutan serta mensejahterakan masyarakat.

Wahyu berharap dengan kerjasama ini awal bangkitnya kegiatan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Batang yang memberikan multi player efek dalam perekonomian terutama pada masyarakat Kabupaten Batang.

Terpisah Kepala Administratur Perum Perhutani Pekalongan Timur Toni Kuspuja mengatakan, penandatanganan kerjasama ini menjadi salah satu penguat bagaimana hutan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Masyarakat sejahtera hutannya pun akan terjaga dengan baik dan mudah-mudahan bisa sangat mendukung pendapatan asli daerah pemerintah kabupaten,” ujarnya. Diketahui, kawasan hutan di wilayah Batang ini meliputi dua KPH yakni KPH Pekalongan timur dan KPH Kendal.

Bupati Batang Wihaji menambahkan, penandatanganan kerjasama ini merupakan bagian semangat yang sama dan menjadi payung hukum ketika nanti ada pemanfaatan sumber daya hutan baik untuk usaha, petani, peternakan dan industri agro.

“Pemkab sekarang lagi menata pariwisata, hal ini yang menjadi prioritas karena ada beberapa lokasi wisata yang memang itu kewenangannya ada di Administratur Perhutani Pekalongan Timur,” terang Wihaji.

Dan pariwisata ini pasti nanti ada impact tentang perekonomian yang implikasinya nanti ada pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan pemuda sehingga pengangguran berkurang. “Saya berharap selain pariwisata juga ada bidang lain seperti pertanian, peternakan,” tandasnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...