31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Asyiknya Belajar Prakarya dengan’’OPA YA”

RADARSEMARANG.COM – MATA pelajaran Prakarya untuk tingkat SMP memiliki tujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri peserta didik melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dilingkungan sekitarnya. Pada kenyataannya peserta didik memandang sebelah mata untuk pembelajaran  Prakarya. Peserta didik memiliki minat yang kurang dalam pembelajaran Prakarya. Minat nya lebih tertuju pada mata pelajaran lain seperti IPA, Bahasa Inggris, Matematika dan mata pelajaran lain yang dianggap penting. Ibaratnya peserta didik memandang pelajaran Prakarya dengan sebelah mata. Betapa sedihnya seorang guru kalau peserta didiknya ada yang beranggapan seperti itu.Akibatnya hasil belajarnya jadi kurang maksimal. Padahal pelajaran Prakarya tidak kalah pentingnya dengan pelajaran yang lain. Guru akan selalu menginginkan agar peserta didik memiliki minat yang tinggi untuk mata pelajaran apapun termasuk Prakarya..

Kemampuan peserta didik dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pada pembelajaran Prakarya dapat terwujud jika peserta didik  memiliki minat yang baik terhadap pembelajaran Prakarya. Kurikulum 13 membuat guru harus pandai memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Metode yang tepat, tidak rumit, dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari – hari akan membuat peserta didik termotivasi untuk belajar karena membangkitkan rasa ingin tahu yang besar dalam diri peserta didik.Peserta didik akan selalu merindukan kedatangan gurunya untuk hadir mengajar di kelasnya.

Salah satu metode pembelajaran yang menyenangkan adalah metode permainan. Hal ini dikarenakan metode permainan akan membuat peserta didik merasa enjoy atau tidak tertekan dalam melakukannya. Peserta didik justru merasa senang dan bahkan mereka terkadang tidak sadar kalau sebenarnya mereka sedang belajar. Peserta didik yang merasa senang dan enjoy menunjukkan adanya minat yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran. Prasetyono (2008: 51) menyatakan bahwa jika dalam hati ada perasaan senang, maka biasanya akan menimbulkan minat. Bila diperkuat dengan sikap positif, maka minat akan berkembang dengan lebih baik. Dalam permainan, terdapat unsur kesenangan, tanpa ada beban atau paksaan, dilakukan atas keinginan sendiri, dan dilakukan dengan penuh perhatian sehingga di harapkan tujuan dari pembelajaran dapat tercapai.

Permainan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Prakarya adalah “OPA YA”, yaitu singkatan dari metode permainan papan prakarya. Permainannya seperti kita bermain monopoli hanya saja di sini permainannya  sudah penulis modifikasi, di atas papannya adalah materi tentang prakarya. Metode permainan papan prakarya seperti Monopoli, penulis kembangkan karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode pembelajaran yang lain, yaitu: 1). Permainan adalah sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan, sesuatu yang menghibur, 2). Permainan memungkinkan adanya partisipasi aktif dari peserta didik untuk belajar, 3). Permainan dapat memberikan umpan balik langsung, 4). Permainan memungkinkan penerapan konsep-konsep ataupun peran-peran ke dalam situasi dan peranan yang sebenarnya di masyarakat, 5). Permainan bersifat luwes, 6). Permainan dapat dengan mudah dibuat dan diperbanyak (Sadiman, 2011: 78).

Penulis sudah mencoba memakai OPA YA dalam pembelajaran Prakarya pada peserta didik. Kenyataannya peserta didik lebih banyak beraktivitas dan pembelajaran akan menjadi aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Peserta didik memiliki dorongan sendiri untuk belajar sehingga secara tidak langsung akan tumbuh minat belajar peserta didik yang lebih tinggi.Belajar dengan ÖPA YA” membuat peserta didik merasa asyik bermain tanpa disadari bahwa sebenarnya peserta didik juga belajar.

Pembelajaran Prakarya SMP dalam Kurikulum 2013 yang dikemas semenarik mungkin dengan metode yang sesuai dengan materi dan perkembangan anak seperti ÖPA YA”diharapkan mampu menumbuhkan minat peserta didik dengan ending maksimalnya hasil belajar Prakarya meningkat pada peserta didik. Semoga.”Jadikan belajar semudah tersenyum.” (igi1/aro)

Guru SMP Negeri 1 Salatiga

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here