33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Tebarkan Kasih, Ulurkan Bantuan

Herry Darman SH

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – Bagi H. Herry Darman SH, hidup sekali, harus bermanfaat bagi sesama. Prinsip itulah yang selalu ia tekankan, baik di lingkungan kerjanya sebagai lawyer maupun sebagai insan masyarakat. Karena itu, di tengah kesibukannya sebagai advokat, Herry  Darman tak pernah berhenti menebarkan kasih, menyambangi sesama yang membutuhkan uluran tangannya.

ADVOKAT  sejumlah artis nasional ini juga tak lelah untuk menyuarakan pentingnya peduli bagi sesama. Karena, baginya, hidup harus bermanfaat bagi orang lain.  Penerima apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 untuk kategori Carers Of Caring People ini rutin per 3 bulan sekali, mengundang 100 anak yatim-piatu ke rumahnya. Setiap akhir tahun, Herry Darman juga mengundang para jompo, jumlahnya  sekitar 500 hingga 700-an orang. Kemudian saat malam ganjil 10 hari terakhir bulan Ramadan, ia menggelar pengajian.

“Terkadang, saya juga menggelar aksi donor darah, merenovasi rumah warga tak mampu, serta bersedekah di masjid,” kata advokat  yang banyak memiliki klien artis nasional ini, di antaranya: Atalarik Syach, Sandy Tumiwa, dan Shinta Bebi.

Ia merasa, kebiasaannya berbagi merupakan panggilan jiwa. Apalagi, ia pernah mendengar nasihat ulama bahwa hidup haruslah berbagi.

“Meski usaha sepi, saya tetap harus bersedekah. Yang akan datang, saya ada planning melakukan bedah rumah. Sekarang, titik-titik rumah warga tak mampu sudah dapat,” sebut suami dari Dian Puspita Ningtyas ini,  saat ditemui di kantornya Jalan Sriwijaya 57 Semarang.

Herry Darman bahkan tak sungkan mendatangi sendiri orang-orang tidak mampu tanpa pengawalan, untuk sekadar menyantuni. Ia juga rutin berdonasi dari rumah ke rumah. “Saya pernah sampai ke Kendal,  jalan becek,  saya lakoni. Semua karena panggilan hati. Ssemua ini juga hidayah dari Allah SWT. Karena saya masih ingat betul, terakhir saat krisis moneter ada 14 mobil dan 9 rumah terjual. Saya benar-benar bisa pulih,  setelah menginjakkan kaki ke Tanah Suci,” ungkap pria kelahiran Pekanbaru, 28 Maret 1961 ini.

Alumnus Fakultas Hukum (FH) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang ini, banyak menangani kasus pencemaran nama baik. Juga dugaan malapraktik,  penipuan,  pemalsuan,  perceraian, perdata,  hak asuh anak, pengelapan sertifikat, perkara tanah di Jakarta,  penganiayaan, dan terakhir pengrusakan pabrik di Solo.

Alhamdulilah,  Law Office and Legal Consultan Herry Darman and Patners tetap kompak bersama 19 tim kami yang tersebar di Jateng, Jatim, Jakarta, Jabar, dan Sumut.” (jks/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sempat Ditolak Keluarga, Buktikan Bisa Hidup Mandiri

KATA cinta dan sayang, belum bisa mewakili kedalaman pasangan suami istri (Pasutri) Mahmudah, 31, dan Jito, 32, warga Perumahan Jatisari Asri, Mijen Semarang. Hidup...

Rakyat Jangan Ditipu dengan Tawaran Empuk

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo percaya rakyat sudah cerdas dalam menilai program kerja kandidat. Menurutnya, program kerja yang bombastis tidak akan...

Mobil KPU Dibobol Maling

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Keamanan di Jalan Ahmad Yani Wonosobo patut diwaspadai. Mobil dinas plat merah AA 57 F milik KPU Kabupaten Wonosobo menjadi sasaran...

Peras Orang Pacaran, Diringkus

SALATIGA - Dua lelaki yang berinisial Wardiyanto, 28, warga Desa Berco Desa Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung dan Budi Prihanto, 27, warga Dusun Tempuran...

Bupati Natsir Sidak USBN SD

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Bupati Demak HM Natsir kemarin melakukan sidak ujian ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Madrasarh Ibtidaiyyah (MI). Monitoring Ujian Sekolah Berstandar...

MUI Jateng Luncurkan Mualaf Centre

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng menginisiasi pendirian Mualaf Centre sebagai pusat pembinaan bagi warga yang terpanggil untuk beragama Islam....