33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Kantongi Hasil Uji Laboratorium

Madu Bima 99

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – Jika biasanya madu terasa manis, tidak demikian dengan madu buatan PT Imago Jakarta ini. Imago berhasil melakukan inovasi produk madu, berlabel madu Bima Bima 99. Madu ini justru terasa pahit.

PT Imago mengklaim, Madu Bima 99 sudah mengantongi hasil uji laboratorium Sucofindo dan laboratorium Farmasi UI. Rasa pahit Madu Bima 99, karena diproduksi oleh lebah jenis Apis mellifera yang mengonsumsi nektar dari kuncup pohon-pohon yang berasa pahit.

Seperti pelawan, singkong karet, paitan, kaliandra, dan mahoni. Nektar tanaman-tanaman ini sudah terkenal sangat berkhasiat sejak dulu. Madu Bima 99 juga tanpa campuran bahan-bahan lain dan bebas bahan kimia obat.

Eddy Yatman selaku Direktur Keuangan dan Pemasaran PT. Imago Sehat Indonesia menyampaikan, uji laboratorium dilakukan sebagai bentuk komitmen dan keseriusan perusahaan untuk menjaga kualitas produk kepada konsumen setia Madu Bima 99. Untuk diketahui, madu pahit hitam super ‘Madu Bima 99’ merupakan madu langka.

“Madu ini mempunyai rasa pahit karena diproduksi lebah jenis Apis Mellifera yang mengonsumsi nektar dari kuncup pohon yang pahit, antara lain pelawan, bunga singkong karet, paitan, kaliandra, dan mahoni.”

Madu pahit memiliki kandungan alkaloid yang tinggi, berfungsi sebagai antibakteri alami yang membunuh bakteri yang merugikan tubuh. Sejak ribuan tahun, madu ini dimanfaatkan sebagai obat untuk berbagai penyakit. Mulai dari penyakit ringan sampai penyakit yang perlu penanganan serius.

Hingga kini madu hitam pahit alami masih dipercaya sebagai obat mujarab untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit, di samping obat-obatan modern yang ada.

Madu Bima 99 sudah tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia. Eddy Yatman menyampaikan, pemasaran produksi Madu Bima 99 di Indonesia sudah mencapai 80 sampai dengan 90 ribu botol per bulan. “Kami salurkan ke subdistributor di setiap agen atau apotek yang ada di setiap kabupaten atau kota.

Pemasaran produk di Indonesia dimulai dari distributor di setiap provinsi dan akan langsung disalurkan ke setiap subdistributor kabupaten atau kota.” Di Bali, pasar penjualan Madu Bima 99 rata-rata mencapai 14.000 botol per bulan. “Angka ini sudah menjadi peringkat nasional dalam penjualan Madu Bima 99 di Indonesia,” kata Dstributor Madu Bima 99 wilayah Bali, I Putu Darsana. (isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berteduh, Dirampok dan Dibacok

SEMARANG - Kawanan begal kembali beraksi di wilayah Kota Semarang. Bahkan, aksi begal ini tidak hanya melakukan perampasan, namun juga disertai kekarasan dengan menggunakan...

Pemkab Gencarkan Pembangunan

DEMAK - Peringatan HUT Demak ke-514 kemarin berlangsung meriah. Selain dimeriahkan tampilan drama kolosal juga tiyo kodo dari TNI Kodim 0716 Demak. Bupati Demak HM...

Aktifkan KIM Bantu Transparansi

KENDAL—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kendal akan menggerakkan kembali pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Hal itu menyusul akan dibentuknya desa online. Kepala Diskominfo Kendal, Muryino...

Tenaga Ahli Gizi Masih Minim

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Indonesia masih kekurangan ribuan tenaga kesehatan ahli gizi. Sejak 2017 untuk penempatan tenaga ahli gizi di puskemas dan rumah sakit kekurangannya...

Ribuan Ulat Bulu Serbu SD 4 Cepiring

KENDAL—Fenomena ulat bulu yang mewabah di Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring semakin meluas. Tidak hanya menyerang rumah-rumah warga, tapi merambah ke sekolah. Ribuan ulat bulu...

Wajib Tanam 3-5 Cabai

MAGELANG- Gerakan nasional penanaman cabai (gertam cabai) mulai menjalar hingga ke daerah, Kota Magelang. Pemkot Magelang meyakini, penanaman cabai secara massal akan menopang ketahanan...