Hizbul Wathan Bangun Mental Generasi Muda

252
BANGUN MENTAL: Upacara peringatan Hizbul Wathan dan gelar tapak suci tahun 2018 di lapangan Pancasila, Selasa (15/5). (ISITIMEWA)
BANGUN MENTAL: Upacara peringatan Hizbul Wathan dan gelar tapak suci tahun 2018 di lapangan Pancasila, Selasa (15/5). (ISITIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Hizbul Wathan harus berperan aktif sebagai agen pendidikan non formal untuk membangun mental generasi muda. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah berkreasi dan berprestasi melalui pendidikan.

“Gerakan Hizbul Wathan ini merupakan pendidikan non formal yang berfungsi untuk membina dan mendidik para pelajar dengan keterampilan, akhlak dan nasionalisme. Agar para siswa didik ini mempunyai kemampuan untuk menjawab kemajuan zaman lewat pendidikan yang ada,” ujar Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris saat menjadi pemimpin upacara pada peringatan Hizbul Wathan dan gelar tapak suci tahun 2018 di lapangan Pancasila, Selasa (15/5).

Menurutnya, menjadi bagian dari pendidikan merupakan hal penting yang bisa dilakukan. Karena didalamnya juga dikembangkan sisi dakwah dan pendidikan islam yang efeknya sudah bisa dirasakan oleh kita bersama dari tingkat pusat sampai tingkat daerah.

Terlebih mereka bisa ikut mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan visi dan misi pembangunan kota Salatiga. “Saya harap Hizbul Wathan bisa terus bekerja dan berkarya, selain itu juga bisa membantu pemerintah dalam pembangunan manusia dan bangsa. Lewat pendidikan menjadi langkah terarah dan  strategis,” tambahnya.

Sementara itu, kegiatan ini juga diisi dengan penampilan perguruan bela diri tapak suci. Perguruan silat tapak suci sendiri adalah sebuah aliran perguruan yang merupakan anggota dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Tapak suci  yang  memiliki moto  Iman dan ahlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah, membawa pengaruh kuat ke dalam peserta yang mengikutnya.

Lanjutnya, Kata dia, bahwa dari Hizbul Wathan dan tapak suci inilah akan melahirkan banyak kader pimpinan negara yang berperan aktif dalam menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa.  “Banyak kader pemimpin yang hadir dan tumbuh dari sini. Hal ini perlu kita apreasiasi, dengan kemampuan yang ada di dalam Hizbul Wathan dan tapak suci inilah para kader pemimpin akan  terus terlatih dengan baik sehingga kelak akan menjadi pemimpin bangsa,” pungkasnya. (sas/bas)