Fatayat Bagikan Sarung dan Mukena

121
BERBAGI: Ketua PC Fatayat NU Kendal,  Ni'mallatif membagikan Sarung dan Mukena ke sejumlah Mushola SPBU di sepanjang pantura. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERBAGI: Ketua PC Fatayat NU Kendal,  Ni'mallatif membagikan Sarung dan Mukena ke sejumlah Mushola SPBU di sepanjang pantura. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kendal punya cara unik untuk memberikan semangat kepada warga musafir atau orang yang tengah dalam perjalanan untuk menjalankan salat tarawih. Yakni dengan membagi-bagikan parangkat alat salat.

Selain itu alat salat ini juga dibagikan paket berisi sarung dan mukena kepada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalur Pantura Kendal. Yakni agar dimanfaatkan untuk mereka yang tengah dalam perjalanan.

Diharapkan dengan pemberian perangkat salat itu bisa bermanfaat bagi para musafir atau orang yang sedang melakukan perjalanan jauh. “Mereka bisa lebih semangat dalam menjalankan ibadah salat tarawih secara berjamaah,” kata Ketua PC Fatayat NU Kendal, Siti  Ni’mallatif.

Pernguru Cabang Fatayat Kendal, diakuinya sudah mendistribusikan ratusan sarung dan mukena di 11 SPBU sepanjang pantura Kendal. Yakni mulai dari SPBU Penaruban, Wonotenggang, Weleri, Sari Rasa, Tlahab, Gondang, Jambiarum, Cangkring, Karangtengah, Arteri dan Sumberejo. “Selain itu juga kami bagikan di di Musholla Sukomulyo,” tuturnya.

Pembagian peralatan salat ini bagian dari program “Wakaf 1.000 Sarung dan Mukena Untuk Masjid dan Musala Kita,” yang dicanangkan PCNU Kendal dan NU Care Lazisnu. Setelah SPBU, pembagian juga akan dilanjutkan ke berbagai masjid yang lain.

Ni’mallatif menambahkan,  pihaknya menyasar Mushola SPBU karena lokasi-lokasi tersebut sangat strategis sebagai tempat transit para musafir dan pemudik untuk menjalankan ibadah.   “Kami melihat di SPBU jadi tempat rest area para pemudik. Nah makanya kami berikan mukena dan sarung agar bisa dimanfaatkan untuk salat,” tandasnya.

Wakil Ketua Lazisnu Kendal, Mustafit Luthfi menambahkan,  program tersebut di Kendal akan berjalan hingga menjelang lebaran tahun ini.  “Kegiatan ini akan terus kami lalukan, sehingga bisa menjadi contoh masyarakat di bulan Ramadan ini,”  katanya. (bud/bas)