33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Edukasi Pajak untuk Tingkatkan Kepatuhan Membayar Pajak

Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM – Tingkat kepatuhan membayar pajak masyarakat Indonesia dinilai masih rendah. Terbukti, selama tujuh tahun terakhir penerimaan pajak belum pernah mencapai target. Karena itulah, sosialisasi dan edukasi terus dilakukan guna meningkatkan kepatuhan pajak.

KEPALA Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I, Irawan mengatakan, pembangunan di Indonesia dibiayai oleh APBN yang sumber pembiayaannya sebesar 72 persen berasal dari penerimaan perpajakan.

“Namun sangat disayangkan, tingkat kepatuhan wajib pajak masih rendah dan masih banyak potensi ekonomi yang belum tergali,” ujarnya dalam Talkshow Inklusi Kesadaran Pajak dalam Pendidikan yang digelar di Gedung Serbaguna Kopertis Wilayah VI Semarang, baru-baru ini.

Menurutnya, membayar pajak adalah kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia yang telah memenuhi persyaratan objektif maupun subjektif sesuai ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku. “Ayo bayar pajak untuk kemakmuran bersama, karena pajak dari kita untuk kita.”

Oleh karena itu, pihaknya menggelar sejumlah kegiatan dengan menggandeng berbagai pihak. Salah satunya melalui talkshow. Tujuannya, menyamakan persepsi tentang pajak dan bagaimana pembelajaran kesadaran pajak dalam perkuliahan.

Sosialisasi juga dilakukan dalam berbagai cara. Keramaian acara car free day (CFD) di Kota Semarang yang berlangsung tiap Minggu, juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan pentingnya pajak bagi masyarakat.

Seperti yang dilakukan pada CFD di Jalan Pahlawan, 18 Maret 2018 lalu. Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I beserta seluruh Kantor Pelayanan Pajak di Kota Semarang, mengadakan kegiatan SPECTAXCULAR 2018 – Reminding SPT Tahunan PPh.

Bersamaan ini juga diadakan pergelaran seni budaya dengan tema ‘Bayarnya e-Billing, lapornya e-Filing’. Kegiatan ini juga diisi dengan kirab seni budaya, barongan, drum blek, penari cilik, wayang kulit dan menghadirkan para cosplay tokoh perwayangan seperti Arjuna, Srikandi, Gatotkaca, Rama dan Sinta.

Sekolah-sekolah juga menjadi sasaran sosialisasi untuk mengenalkan pajak kepada para pelajar. Lewat kegiatan Pajak Bertutur, Kanwil DJP Jateng I ingin meningkatkan angka kepatuhan wajib pajak. Salah satu yang dilakukan dengan program inklusi kesadaran pajak. Program ini menyasar anak usia sekolah sedini mungkin, agar tertanam kesadaran membayar pajak ketika sudah bekerja atau memiliki penghasilan sendiri.

Saat ini Direktorat Jenderal Pajak juga telah menyediakan berbagai fasilitas untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak. Baik untuk pendaftaran, pembayaran dan pelaporan pajak. Dalam setiap sosialisasi yang melibatkan masyarakat luas, Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I juga membuka gerai pajak yang melayani pengisian SPT Tahunan PPh secara online, pencetakan e-FIN, dan konsultasi seputar perpajakan. Gerai pajak juga dibuka di pusat perbelanjaan untuk memudahkan masyarakat yang ingin membayar pajak maupun konsultasi. (adv/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mei, Batas Waktu Uji KIR Taksi Online

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memberikan batas waktu uji KIR taksi online di Kota Semarang pada 31 Mei mendatang. Hingga kini baru...

Asah Kemampuan Open Mic Seminggu Dua Kali

Setiap orang memiliki kepuasan jika dapat membuat lawan biacaranya tertawa. Hal itu juga menjadi dambaan para komika atau sebutan bagi para pelaku stand up...

Progres Proyek Jembatan Tlogosari Minus 5 Persen

SEMARANG- Progres pembangunan jembatan di Tlogosari mengalami keterlambatan 5 persen dari target yang ditentukan. Hanya saja, kontraktor tetap optimistis bisa merampungkan pembangunan lima jembatan...

Indonesia Power Ajak Siswa Lestarikan Lingkungan

SEMARANG - Pemanasan global (global warming) harus dicegah, salah satunya dengan melakukan penghijauan. Seperti PT Indonesia Power yang turut andil mencegah global warming lewat...

SMA Kesatrian 2 Lepas 302 Siswa

SEMARANG - SMA Kesatrian 2 Semarang melepas 302 siswa yang terdiri atas program IPS sebanyak 130 siswa dan program MIPA sebanyak 172 siswa dalam...

Proyek Sirkuit Mijen Baru 10 Persen

SEMARANG –Progres proyek Sport Center Mijen melenceng dari target. Jika dipersentase pembangunan sirkuit Mijen tersebut masih 10 persen, dari target yang dicanangkan 15 persen. “Tadi...