33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Ditemukan Paket ‘ISIS Merdeka’

Berisi Baterai, Arloji dan PCB

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –Teror bom menghantui warga Kota Semarang. Rabu (16/5) sekitar pukul 19.00, sebuah paket kardus mencurigakan ditemukan di Jalan Honggowongso, Ngaliyan. Paket tersebut bertuliskan “ISIS Merdeka” yang di dalamnya berisi batu baterai, arloji analog dan rangkaian PCB. Tentu saja, penemuan tersebut menggemparkan warga. Apalagi paket tersebut ditemukan tak jauh dari Gereja GPDI Hosana, Ngaliyan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, paket kardus tersebut ditemukan kali pertama oleh Surya, 25, warga Ngaliyan. Saat itu, saksi dalam perjalan pulang kerja.  Saat melintas di jalan tersebut, ia melihat paket kardus mencurigakan tergeletak di pinggir jalan.

Awalnya, Surya mengira paket kecil itu sebuah dompet. Namun saat didekati, tertempel arloji, baterai, dan tulisan tangan “ISIS Merdeka” dengan sebuah lakban.
Khawatir terjadi sesuatu, Surya menyerahkan paket tersebut ke petugas jaga Polsek Ngaliyan. Selanjutnya, temuan itu dilaporkan ke Polrestabas Semarang diteruskan ke Unit Penjinak Bom Gegana Satuan Brimob Polda Jateng untuk dilakukan pengecekan. Begitu polisi tiba di lokasi, langsung mensterilkan TKP dengan memasang police line.

Alhamdulillah benda tadi sudah dilakukan pemeriksaan menggunakan x-ray untuk memastikan isi rangkaian di dalamnya. Kemudian dilakukan distrubter dari kawan-kawan Unit Jibom Gegana Satuan Brimob Polda Jateng. Tadi (kemarin) Iisi paket tersebut sudah dapat diurai,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji saat turun di lokasi Mapolsek Ngaliyan, kemarin.

Disebutkan, di dalam paket tersebut terdapat 1 buah baterai handphone, 5 buah baterai power bank 3,7 volt, 1 buah arloji analog, serta rangkaian PCB resistor, kondensor dan rangkaian kabel.

Selain itu, di paket itu tertempel kertas bertuliskan Kelompok Radikal ISIS. Bahkan ada juga tanda tangan dan nama Amrozi.  Dari temuan ini, Abioso meminta masyarakat tetap tenang, dan tidak perlu khawatir lantaran paket mencurigakan tersebut bukan peledak. Bahkan juga tidak ditemukan bahan peledak.

“Bahan peledak nihil. Masyarakat tidak perlu khawatir atau pun ragu. Kami juga mengimbau jika menemukan benda yang dicurigai bahan peledak atau bom, segera menghubungi polisi agar segera bertindak,” harapnya.

Kapolsek Ngaliyan Kompol Donny Eko Listianto saat dihubungi mengaku masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya. Pihaknya juga sudah meminta keterangan saksi-saksi terkait temuan tersebut.

“Kami ingin tahu motivasi pelaku apa? Jika hanya iseng pun tetap kami tindak tegas. Sebab, di situasi seperti sekarang, justru membuat kegaduhan,” katanya.

Donny mengimbau masyarakat tidak panik ,karena paket tersebut bukan bom. Temuan tersebut kini sudah ditangani petugas, sehingga tidak perlu ada kekhawatiran. “Kami minta masyarakat tidak panik, tapi tetap waspada. Kalau ada hal mencurigakan segera laporkan kepada polisi,” harapnya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Akhirnya Gulung Tikar, Beralih Bisnis Online

Perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan bagi banyak orang untuk membaca buku dalam bentuk elektronik melalui gadgetnya. Tak dipungkiri, hal itu membuat buku konvensional ditinggalkan. RADARSEMARANG.COM...

Laga Terakhir Tentukan Nasib Persibat

BATANG — Nasib Persibat Batang ditentukan pada pertindangan terakhir kontra Persibangga Purbalingga, di Stadion Goentoer Dajono Purbalingga, Rabu (13/9) mendatang. CEO Persibat Batang Indonesia...

Kejutan di Perang Dagang

Oleh: Dahlan Iskan “Tunda lagi dulu. Ada perkembangan baru”. Itulah permintaan saya kepada mas Joko Intarto. Yang mengelola disway. Sering terjadi seperti itu. Tulisan sudah saya buat....

Pembangunan Terminal Terboyo Tunggu Lelang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pembangunan Terminal Terboyo menjadi terminal barang hingga saat ini masih menunggu proses lelang yang ditangani Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota...

Media Sosial Bisa Jadi Pemicu Harmonisasi

WONOSOBO–Perkembangan media sosial menjadi berkah sekaligus ancaman. Karena aksesnya yang cepat, membuat informasi yang diterima masyarakat kadang menjadi pemicu disharmonisasi. Apalagi di tengah masyarakat...