33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Berdayakan Warga lewat Daur Ulang Sampah

Alfamart Semarang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – KEPEDULIAN Alfamart Semarang pada upaya mengurangi sampah keluarga patut diapresiasi. Dengan program corporate social responsibilty-nya, Alfamart intens memberdayakan kaum perempuan di Kota Semarang untuk mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi barang kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Tujuannya, selain menyadarkan untuk peduli lingkungan, juga untuk memberdayakan warga, khususnya ibu rumah tangga, agar menjadi mandiri secara finansial.

Untuk mendukung program ini, Alfamart  pernah menggandeng Alfa Artha sebagai narasumber pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari daur ulang sampah. Kebetulan owner Laquina Creative Handmade Semarang ini memiliki skill mengolah barang bekas. “Di kota-kota lain, kami juga bekerjasama dengan Komunitas Bank Sampah,” kata Deputy Branch Manager Alfamart Semarang, Heru Supriyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Atas kepeduliannya ini, Alfamart pun menjadi salah satu penerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 untuk kategori CSR Program for Women’s Empowerment in the Waste Recycling Process.

“Kami mewakili manajemen Alfamart di Semarang mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Jawa Pos Radar Semarang atas penghargaan yang telah diberikan terhadap Alfamart Semarang. Ke depan untuk program pemberdayaan masyarakat masih akan kami angkat sebagai program CSR unggulan Alfamart selain pelatihan pedagang,” ujarnya.

Corporate Communication Alfamart Cabang Semarang, Eko Mujiono, menambahkan, kegiatan pemberdayaan tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan bagi masyarakat.

“Kami telah melatih dan bekerjasama dengan ibu-ibu PKK dan warga di sekitar toko Alfamart yang kami berdayakan untuk mendaur ulang barang bekas menjadi barang yang bernilai ekonomis. Seperti kotak susu bekas menjadi dompet koin atau souvenir,” katanya. (aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

DPRD Wonosobo Sampaikan Tiga Rekomendasi

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - DPRD Kabupaten Wonosobo menyampaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2017 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang digelar...

Kecewa PGSD Tegal Ditutup

RATUSAN mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Rektorat, Sekaran, Gunungpati, Jumat pagi (7/4) kemarin. Aksi demo tersebut merupakan buntut dari...

Kukuh Sudarmanto, Satu-satunya Camat Bergelar Doktor di Indonesia

Camat Banyumanik Kukuh Sudarmanto Alugoro boleh jadi satu-satunya camat di Indonesia yang bergelar doktor (S3). Ia lulus dari Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Fakultas...

Warga Rowosari Kekurangan Air Bersih

KEKERINGAN mulai mengancam warga RW IX Kebon Taman, Kelurahan Rowosari, Tembalang. Untuk kebutuhan mandi dan cuci, mereka memanfaatkan air Kali Kebon Taman, Rowosari. Mereka...

Penurunan Tanah di Demak Capai 12 Sentimeter Pertahun

DEMAK - Penurunan permukaan tanah di wilayah Demak dari tahun ke tahun terus meningkat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Demak mencatat, penurunan tanah...

Bidik Generasi Milenial

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Peritel  elektronik modern kini mulai membidik generasi milenial dengan memasarkan produk elektronik secara online. Ini seiring  berkembangnya tren “ritel elektronik modern” yang...