15.6 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Sambut Ramadan, Warga Lakukan Tradisi Kungkum

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ribuan masyarakat mengikuti tradisi kungkum jelang puasa Ramadan di petilasan Joko Tingkir, Senjoyo, Kecamatan Tengaran Rabu (16/5). Masyarakat mulai membanjiri di kolam padusan tersebut usai waktu salat Duhur.

Adapun kolam yang terdapat di area petilasan tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu Sendang Lanang dan Sendang Puteri. Bagi pengunjung laki-laki diwajibkan untuk masuk ke sendang Lanang, begitu juga sebaliknya jika pengunjung wanita diwajibkan masuk ke Sendang Puteri.

Petugas keamanan tempat tersebut, Suprih, 49, mengungkapkan tradisi tersebut selalu dilakukan masyarakat jelang memasuki Ramadan. “Setiap tahun banyak warga ke sini untuk kungkum (mandi),” ujar Suprih.

Masyarakat yang datang dan melakukan tradisi tersebut percaya jika kungkung merupakan sebuah budaya masyarakat Jawa, untuk membersihkan diri dari kotoran-kotoran yang menempel di dalam tubuh dan jiwa.“Kepercayaan mereka seperti itu, ya sah-sah saja,” katanya.

Meski begitu, ia tetap mewanti-wanti untuk warga yang melakukan tradisi tersebut tetap berhati-hati. Dikatakannya, tidak hanya warga lokal saja yang melakukan tradisi tersebut namun juga warga luar Kabupaten Semarang.

Dikatakannya, bahkan ada pengunjung yang secara turun temurun setiap tahun selalu datang ke lokasi ini untuk melakukan tradisi kungkum. Saat hendak memasuki ramadhan. “Ada dari luar Kabupaten Semarang yang ternyata sejak dari kakek nenek nya hingga ke cucu nya setiap tahun jelang puasa pasti ke sini untuk kungkum,” tuturnya.

Bagi pengunjung yang masuk tempat tersebut dapat masuk kapan saja, dan tidak dipungut biaya. Pengunjung hanya membayar uang parkir kendaraan bagi sepeda motor Rp 3.000 dan kendaraan roda empat Rp 5.000.

Salah satu pengunjung dari Kecamatan Susukan, Indrawati, 31, mengungkapkan jika ia melakukan tradisi tersebut sejak diajak temannya beberapa tahun yang lalu. “Dari teman kuliah dulu pernah ngajak kungkum disini, ternyata airnya segar dan ramai,” ujarnya. (ewb/bas)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...