33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

Komunitas Muda Harus Tahu KDRT

Another

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komunitas muda merupakan garda terdepan dalam penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Karena mereka yang dalam waktu dekat menuju jenjang kehidupan berkeluarga, akan membentuk dan membangun mahligai rumah tangga. Keberadaan dan keterlibatan mereka merupakan langkah strategis dalam upaya penanganan KDRT.

Kabid Pencegahan KDRT Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aresi Armynuksmono meyakini, mata rantai KDRT akan mampu diputus jika para calon ibu dan ayah ini diberikan pemahaman dan pengertian serta pengetahuan dan peran yang signifikan dalam penghapusan KDRT. “Oleh karena itu sumber daya yang dimiliki harus diinvestasikan kearah upaya pencegahannya. Sehingga sosialisasi harus menyentuh kaum muda yaitu mereka yang berada di fase menjelang berumah tangga,” katanya saat gelar sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Pendopo Kabupaten, Senin (14/5) lalu.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo menjelaskan, sosialisasi ini memiliki arti yang sangat strategis untuk menghapus dan mencegah KDRT, terutama kekerasan terhadap perempuan serta anak.  Pengenalan dan pencegahan potensi kekerasan dalam rumah tangga sejak dini ini, kata Eko, sangat diperlukan untuk menekan maupun memotong mata rantai kekerasan dalam rumah tangga.  “Selain itu sekaligus memberikan pemahaman eskalasi kasus, potensi dan dampak kekerasan dalam rumah tangga dalam membangun rumah tangga,” katanya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

More Articles Like This

Must Read

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Mewah Hangus Terbakar

SEMARANG – Sebuah mobil Mercedes Benz hangus terbakar dalam garasi sebuah rumah di Jalan Gubernur Budiono Nomor 5, RT 7 RW 1, Gajahmungkur, tepatnya...

Sebelum Bunuh Diri Sempat ke Psikiatri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pihak kepolisian memastikan kematian Michele Gloria Sondakh, 24, murni bunuh diri dengan terjun dari kamar 8018 lantai 8 MG Suites Hotel. Kapolsek...

Pertama Kali Lebaran di Ibu Kota Saya Menangis

Mudik merupakan salah satu tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri tiba. Entah dari kapan awal mula tradisi ini berlangsung....

Pengembangan Karimunjawa Butuh Rp 5 T

SEMARANG - Pemprov Jateng terus mengembangkan potensi pariwisata. Hal tersebut untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar objek wisata. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata...

Laga Lawan Persis Paling Ditunggu

SEMARANG – PSIS dan Persis Solo terus saling mengkudeta posisi capolista alias pemuncak klasemen sementara. Saat ini PSIS akhirnya harus puas menjadi raja semalam...

Mualipi dan Mheny Melawan

SEMARANG - Dua binaragawan Jateng masing-masing Mualipi dan Mheny memutuskan mengirimkan surat sanggahan ke PB PON dan Kemenpora terkait surat  PB PON. Peraih medali...