33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Dewan Minta PDAM Dievaluasi Total

Krisis Air Bersih

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendesak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang dievaluasi secara menyeluruh. Menyusul terjadinya krisis air bersih di wilayah timur Kota Semarang, yang menyebabkan 50 ribu pelanggan terkena dampak.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, menyatakan bahwa kondisi tersebut menjadi masalah serius apabila tidak ditangani secara konkrit. Apalagi saat ini memasuki musim kemarau. Jangan sampai fenomena kekeringan atau krisis air bersih meluas di sejumlah wilayah di Kota Semarang lainnya.

“Berdasarkan pengecekan yang kami lakukan di waduk receiver di Kudu, terdapat sedimentasi yang cukup parah. Seharusnya memiliki kedalaman empat meter, saat ini hanya tersisa kurang lebih dua meter akibat sedimentasi. Artinya, sangat minim perawatan,” kata Joko Santoso, Rabu (16/5).

Dikatakannya, melihat laporan Kabag Produksi 1 di IPA Kudu, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi secara menyeluruh. Termasuk instalasi yang minim perawatan dan pembenahan. Ini akan memicu gagalnya pelayanan. Minimnya ketersediaan air bersih di Kota Semarang menyebabkan terjadi krisis air bersih. Jika tidak segera ditangani, tentunya kinerja jajaran PDAM Kota Semarang saat ini perlu dipertanyakan.

“Banyaknya aduan, keluhan yang disampaikan masyarakat sudah cukup bukti bahwa PDAM Kota Semarang diperlukan langkah konkrit untuk mengatasi persoalan tersebut,” katanya.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Kota Semarang M Farchan menyatakan siap menambah armada sebanyak 10 unit truk tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih. “Saat ini, kami hanya memiliki delapan unit truk tangki yang dipakai untuk melayani distribusi air bersih kepada masyarakat yang kekurangan pasokan air bersih,” katanya.

Setiap unit truk tangki beroperasi setiap harinya mengirim sebanyak enam rit dengan kapasitas sebesar 5.000 liter air bersih setiap rit. “Memang masih kurang. Makanya, kami akan tambah lagi 10 unit truk tangki,” katanya.

Truk truk tersebut meminjam dari PDAM daerah sekitar Kota Semarang, seperti PDAM Kabupaten Semarang dan Kendal. “Kami meminjam armada truk tangki untuk memperlancar distribusi air bersih terhadap masyarakat di daerah-daerah yang masih kesulitan air bersih,” katanya.

Kepala Bagian Transmisi dan Distribusi PDAM Kota Semarang, Joko Sancoyo menambahkan sekarang ini pihaknya masih memetakan daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih. “Pemetaan sementara, di kawasan Bukit Kencana Jaya (BKJ), Sinar Waluyo, dan Ketileng. Kalau di Deliksari sudah aman karena pasokan airnya dari Gunungpati, tidak ada masalah,” katanya.

Ia menyebutkan tiga titik yang disiapkan untuk menyuplai truk tangki, yakni Terminal Air di PDAM Kota Semarang di Kelud, Reservoir Gajahmungkur, dan Bak Pelepas Tekan (BPT) Gombel. (amu/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

SSA Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti Asuhan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Komunitas otomotif Honda Stream Semarang Atlas (SSA) mengajak anak-anak dari Panti Asuhan Al Amanah, Mangunharjo dan Panti Asuhan Nurul Ihsan, Tlogosari, menikmati ngabuburit...

RSUD Bekali Tenaga Kesehatan Peduli Pertumbuhan Anak

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Peringatan Hari Anak menjadi momentum untuk memantau dan lebih peduli pada tumbuh kembang anak. Dalam memperingati Hari Anak Nasional ini, RSUD...

Air Mancur Menari Selesai Sebelum Tahun Baru

MAGELANG – Air mancur menari yang dibangun Pemkot Magelang untuk mempercantik kawasan Alun-alun Kota Magelang direncanakan rampung sebelum perayaan malam pergantian tahun 2018 mendatang....

Diminta Tak Andalkan Twitter

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng diminta tak hanya mengandalkan media internal dan medsos dalam menyebarkan informasi terkait kebijakan. Sebab adakalanya kanal internal seperti twitter...

Uang Palsu Beredar di Pasar Tradisional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Peredaran uang palsu (upal) kembali marak, terutama di pasar tradisional. Terakhir, ditemukan upal di Pasar Langgar, Semarang Timur. Upal pecahan Rp 100 ribu...

Pemilu Generasi Milenial

RADARSEMARANG.COM - Tahun 2018 merupakan “pemanasan” menuju puncak tahun politik 2019 yang akan digelar Pileg dan Pilpres serentak untuk pertama kali di Indonesia. Nuansa...