Ajak Masyarakat Hindari Maksiat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sehari sebelum bulan Ramadan, Polres Pekalongan Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras berbagai merek. Pemusnahan berlangsung di depan mapolres Jalan Diponegoro Kota Pekalongan, Rabu (16/5/2018).

“Pemusnahan ini simbol saja. Ayo warga Pekalongan mari menjauh dari maksiat, dan hindari barang haram seperti ini,” ucap Wakapolres Pekalongan Kota Kompol Saprodin.

Dijelaskan wakapolres, ribuan miras tersebut didapatkan dari beberapa warung remang-remang serta razia yang dilakukan oleh aparat selama beberapa bulan terakhir.

Sebanyak 4.650 botol miras, terdiri miras oplosan dan  puluhan  jeriken yang dimusnahkan. Pengedar atau pedagang telah dikenai tindak pidana ringan dan telah disidangkan.

“Ini bentuk keseriusan aparat penegak hukum untuk menjaga agar selama bulan Ramadan, umat muslim dapat berpuasa dengan aman dan lancar,” seru Kompol Saprodin.

Walaupun saat ini sudah dilakukan pemusnahan, razia pekat akan terus dilakukan selama Ramadan. Untuk itu, polres kata Saprodin, akan bertindak tegas jika ada masyarakat yang nekat. Sementara untuk mengurangi kerawanan kejahatan, aparat akan semakin menggiatkan patroli jalan raya, patroli kampung juga menjaga tempat strategis serta tempat-tempat umum.

Pemusnahan miras ini mendapat apresiasi dari Forum Kerukunan Antar-Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan. Ketua FKUB KH Marzuki, menyebutkan miras banyak memakan korban dan bisa menjadi penyebab timbulnya kejahatan.

“Peredaran miras sangat meresahkan. Diharapkan miras tidak ada lagi peredarannya di tengah masyarakat. Kami dari FKUB sangat mengapresiasi kesigapan aparat yang bisa merazia dan memusnahkan miras menjelang  puasa ini,” ucap KH Marzuki. (han/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -