15.6 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Hadapi Pilkada Tak Perlu Tegang

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masyarakat diminta untuk tidak tegang dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Jateng. Bahkan, masyarakat diharapkan untuk bersuka cita dalam menyambut Pilkada. Hal itu disampaikan kiai sekaligus budayawan asal Rembang, KH Mustofa Bisri, saat acara Tabligh Akbar di Lapangan Simpang Lima Semarang, Minggu (13/5) malam.

“Pilkada iku cuma acara lima tahunan sekali, ojo digawe tegang. Jangan menganggap disituasiakan ini sudah hari akhir. Pilkada Jateng aman,” ungkap pria yang akrab dipanggil Gus Mus ini.

Gus Mus juga mengimbau kepada  calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Taj Yasin serta Sudirman Said dan Ida Fauziyah untuk bisa menjadi pemimpin yang memiliki sikap tawadhu atau rendah hati dan tidak sombong.  “Seorang pemimpin juga harus bisa mencontoh Nabi Muhammad SAW,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Ketua Satgas Nusantara, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto.

Gatot Eddy Pramono menjelaskan, tabligh akbar merupakan salah satu kegiatan yang diinisiasi satuan tugasnya. Kegiatan ini bukan hanya digelar di Jateng, tapi juga di wilayah lain yang sedang menggelar Pilkada.

“Tabligh akbar ini berfungsi untuk meredam dan mendinginkan suasana setelah kontestasi pilkada membuat suhu politik meningkat, di sinilah wadah Polri bersama TNI dan masyarakat mendinginkan suasana,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat meminimalisasi hal-hal yang menimbulkan ketidakstabilan keamanan. Sehingga diharapkan dapat terus menciptakan suasana yang aman, damai dan tenteram saat Pilkada berlangsung.

“Kalau kita lihat dari seluruh Indonesia secara kesuluruhan pelaksanaan kampanye masih berjalan aman, meski demikian harus tetap waspada. Banyak hal yang bisa menimbulkan ketegangan seperti berita hoax, isu SARA, dan ujaran kebencian. Semua ini harus terus diminimalisasi,” ujarnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono memastikan kegiatan serupa juga akan dilakukan di beberapa polres yang wilayahnya menggelar pemilihan kepala daerah. “Ini sesuai perintah kapolri, jadi akan dilaksanakan hingga wilayah polres, baik berbentuk istighotsah, mujahadah, dan tabligh akbar,” katanya.

Acara Tabligh Akbar ini dimeriahkan oleh penampilan kelompok gamelan Kiai Kanjeng dan MH Ainun Najib. Sebagai tembang pembuka, Kiai Kanjeng melantunkan Indonesia Raya dan Gugur Bunga.

“Untuk menghormati korban aksi terorisme di Jakarta dan Surabaya, saya persembahkan lagu Gugur Bunga. Kita jangan mengutuk siapa-siapa, kita doakan Allah menata yang hidup, dan memudahkan yang mati,” ucap Cak Nun di atas panggung. (mha/aro)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...