31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Pemkab Demak Kembangkan Empat Titik Destinasi Wisata Pantai

Lakukan Bersih Pantai Bersama-sama

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pemkab Demak terus berupaya memoles dan mengembangkan potensi wisata pantai. Setidaknya, ada 4 titik lokasi yang dikembangkan. Yaitu, Pantai Morosari Sayung, Pantai Istambul Tambakbulusa, hutan mangrove Morodemak dan wisata Reduksi Kedungmutih Wedung. Untuk pengembangan itu, langkah yang diambil antara lain melakukan pembersihan pantai dari sampah organik maupun nonorganik.

Kegiatan pembersihan sampah bersama-sama ini antara lain digalakkan di Pantai Istambul, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah. Pembersihan pantai ini diharapkan dapat memberikan semangat untuk mewujudkan pantai tersebut sebagai destinasi atau lokasi wisata baru di Demak.

Bupati Demak HM Natsir mengatakan, kebersihan pantai Istambul harus terjaga dengan baik. Sebab, kebersihan adalah kunci utama wisatawan mau datang untuk berwisata, termasuk ke Pantai Istambul tersebut. “Dengan bersih pantai bersama-sama ini, maka Pantai Istambul dapat dikembangkan menjadi lokasi wisata yang diidamkan masyarakat. Karena itu, mari kita jaga kebersihan pantai ini,”katanya di sela memimpin bersih pantai bersama Wabup Joko Sutanto dan muspika setempat.

Bupati menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan harus mendapatkan perhatian semua pihak. “Sebab, keindahan dan kenyamanan menjadi idaman semua orang,” katanya.

Wabup Joko menyampaikan, pantai Istambul sangat potensial untuk dikembangkan. Karena itu, kawasan tersebut diperlukan pengembangan sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang wisata pantai tersebut. “Pemkab terus berupaya untuk mengembangkan destinasi ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Demak Rudi Santosa mengatakan, kepedulian terhadap Pantai Istambul sebagai upaya untuk menggelorakan kebersihan lingkungan, baik dari sampah plastik maupun sampah lainnya. “Ini demi lingkungan dan demi anak cucu kita nant,” kata Rudi Santoso.

Menurutnya, pengembangan lokasi wisata baru ini akan menyerap tenaga kerja dan para pedagang di sekitar tempat wisata. “Dengan demikian, akan menambah kesejahteraan masyarakat sekitar. Target saya menjadikan pantai yang ada di Demak ini menjadi pusat wisata dengan target kunjungan 2 juta wisatawan per tahun,” katanya.

Dia menambahkan, pantai berpasir yang menghampar luas di Desa Tambakbulusan tersebut diyakini bakal menjadi lokasi wisata pantai yang menarik wisatawan. “Untuk mengembangkan pantai ini, telah dibentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) serta pembuatan track mangrove sepanjang 300 meter dan sudah selesai 100 persen menuju arah pantai. Kita bangun keroyokan (bareng-bareng) dengan dinas lainnya,” ujar Rudi di sela mendampingi Bupati HM Natsir, Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Setyono MMR meninjau pantai Istambul.

Rudi menambahkan, pantai Istambul akan melengkapi kawasan wisata pantai Morosari yang berada di ujung barat Kecamatan Sayung dan wisata pantai lainnya di sepanjang Bonang hingga Wedung. “Untuk akses jalan ke lokasi pantai dibangun Dinas Pekerjaan Umum,” katanya.

Untuk menuju ke Pantai Istambul, pengunjung selain dapat melalui jalan setapak, juga bisa naik perahu nelayan dan perahu milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Pemkab juga telah menyiapkan lahan seluas 4 hektare untuk tempat parkir, pedagang kaki lima (PKL) dan bumi perkemahan.

Rudi mengatakan, hambatan saat ini memang banyaknya sampah. Karena itu, harus dibersihkan. Pembersihan sampah di pantai akan dilakukan secara terus menerus dengan melibatkan instansi lainnya, termasuk TNI. Sasaran membersihkan seluruh sampah organik dan nonorganik terutama sampah plsatik sepanjang pesisir pantai. Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai wujud peduli terhadap lingkungan sehingga Kabupaten Demak bisa meraih Adipura dan Kalpataru. “Kita kenalkan pantai Istambul ini dengan kegiatan kebersihan bersama tersebut,” ujarnya. (hib/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...