33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Bajong Banyu Tradisi Sambut Puasa

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Berbagai ritual dilakukan oleh sejumlah warga di berbagai daerah dalam menyambut bulan puasa. Tak terkecuali warga Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kabupaten Magelang. Mereka Bajong Banyu dalam menyambut bulan Ramadan.

Bajong Banyu adalah tradisi yang dilakukan setiap menjelang bulan Ramadan. Tradisi ini sudah lima tahun dilaksanakan. Tujuannya untuk menyucikan diri sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Ini adalah tradisi tahunan menjelang bulan Ramadan, tujuannya untuk penyucian diri,” kata Ketua Karangtaruna Dusun Dawung, Gepeng Nugroho, Minggu (13/5).

Gepeng mengungkapkan, Bajong Banyu diawali dengan upacara yang diiringi pertunjukan tarian tradisional dari mulai Topeng Ireng hingga Jathilan. Dilanjutkan prosesi pengambilan air di sumber air Sendang Kedawung oleh puluhan warga, tokoh dan perangkat desa setempat.

Air sendang dibawa lagi ke tengah-tengah dusun. Selanjutnya sesepuh desa menuangkan air ke dalam gentong. Lalu menyiramkan dan melemparkannya kepada masyarakat. Terjadilah perang air atau Bajong Banyu yang merupakan inti dari tradisi tersebut.

“Sejak dulu sampai sekarang mata air di Sendang Kedawung ini unik karena tak pernah kering, meskipun kemarau. Ritual ini untuk mengingatkan kita akan pentingnya sumber mata air, yang harus terus dijaga. Karena sumber air itu yang memberikan penghidupan untuk masyarakat,” imbuh Gepeng.

Salah seorang warga Dusun Dawung, Suparno, mengatakan, selain tujuannya untuk padusan, Bajong Banyu ini sejatinya adalah kebersamaan. Masyarakat berbaur menjadi satu, membawa semangat kebersamaan melalui perang air tersebut. “Kita saling bersama-sama, bergembira bersama menyambut bulan suci Ramadan dengan bersemangat,” terang Suparno. (had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Usaha Mendidik Patriotisme

Oleh: Usman Roin SIKAP bangga anak bangsa terhadap Indonesia tidak akan pernah terjadi tanpa pendidikan yang tepat. Apalagi bumbu terorisme sepertinya menunjukkan ketidakrelaan –untuk senantiasa...

Pertarungan di Ring untuk Prestasi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kabupaten Batang yang memiliki banyak talenta di olahraga bela diri contact body seperti tinju dan muay thai. Kini, Persatuan Tinju Amatir...

Unique Worksheet Tingkatkan Kemandirian Belajar Matematika

RADARSEMARANG.COM - MATEMATIKA Dianggap sulit, karena sulit dimengerti dan dipenuhi dengan rumus. Dikatakan mengerikan karena pendekatan yang dilakukan guru matematika umumnya membuat siswa merasa...

Dipamerkan Di Banyak Hotel

RADARSEMARANG.COM - Pelukis Atie Krisna melukis di galerinya, jalan Borobudur, Semarang, Senin (9/4). Pelukis perempuan asal Kota Semarang ini terus berkarya. Saat ini berbagai...

Kaca Dipecah, Uang 75 Juta Raib

MUNGKID - Aksi pencurian dengan modus memecah kaca kembali terjadi di Kabupaten Magelang. Setelah sebelumnya Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adi Yanto menjadi korban,...

Buruh Desak Revisi UMK

UNGARAN – Ratusan buruh yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pekerja Ungaran (Gempur) kembali melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Semarang, Senin (20/11)....