33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Unika FC Melaju ke Babak Regional Jawa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Keikutsertaan perdana tim sepak bola Unika Soegijapranata, Berlian Rajawali Unika FC di ajang Liga 3 Jawa Tengah berbuah manis. Skuad  asuhan Sukatno berhasil memastikan satu tiket semifinal putaran Provinsi Jawa Tengah dan lolos ke babak Regional wilayah Jawa yang akan digelar Agustus mendatang. Jika terus melaju, bukan tidak mungkin Unika FC akan menembus babak Nasional dan menjaga kans promosi ke kasta lebih tinggi.

Manajer Unika FC, Ferdinand Hindiarto menyebut timnya sebagai  underdog dari empat tim yang lolos ke babak semifinal. Sebab timnya dihuni oleh 24 pemain yang semuanya adalah mahasiswa yang berkuliah di Unika, Universitas Negeri Semarang, dan UIN Walisongo. Tidak ada pemain profesional atau jebolan tim Liga 2 yang direkrut  seperti kebanyakan kontestan lain.

”Tim kami sejak awal memiliki visi sebagai wadah mahasiswa yang ada di Unika maupun di Kota Semarang untuk menyalurkan semangat bermain sepak bola mereka. Khusus pemain Unika yang ada di tim, mereka adalah pemain kami yang mengantarkan Unika FC meraih  runner up Divisi 2 Askot PSSI Semarang tahun ini,” kata Ferdinand.

Mantan General Manajer (GM) PSIS Semarang ini bersyukur dengan kebersamaan, kekeluargaan, dan kerja sama yang kuat di dalam dan di luar lapangan skuadnya mampu mencapai prestasi tersebut. Namun Ferdinand tidak ingin memberi beban kepada pemain untuk meraih target yang muluk-muluk di semifinal mendatang.

”Kami tidak ada target juara di Liga 3 Jateng. Yang penting saat ini fokus kami memperbaiki permainan untuk bisa berbuat banyak di Liga 3 Regional Jawa Agustus nanti. Sebab lawan kami akan semakin tangguh,” lanjut Ferdinand.

Perjalanan Unika FC hingga babak semifinal menjadi patokan evaluasi tim pelatih. Kelemahan yang akan menjadi perhatian mereka yakni terkait lini depan yang masih kurang dalam penyelesaian akhir.

Selama kompetisi mencetak tujuh gol dan kebobolan enam gol. Tim ini lolos dengan raihan satu kemenangan enam kali imbang dan sekali kalah. Di babak perempatfinal Khafid dkk berstatus runner up Grup 3 di bawah Bhayangkara FC. Di delapan besar ini Unika memastikan tiket semifinal setelah dua kali bermain imbang dengan Persekat Tegal dengan total skor 1-1 dari dua pertandingan. Mereka lolos karena unggul agresifitas gol di kandang lawan.  

”Perjalanan panjang kami ke depan selain masalah teknis yang ingin kami atasi, juga terkait sponsorship dan pendanaan. Hitungan kami untuk bisa menyelesaikan kompetisi hingga Regional Jawa butuh dana sekitar Rp 200 juta. Selama ini pendanaan sangat penting sebab hanya sedikit subsidi dari pihak kampus kami. Sedangkan dana lainnya dari sponsor yang kami cari sendiri dan donatur,” ungkap Ferdinand.

Dia berharap sebelum babak Regional Jawa diputar masalah-masalah yang dihadapi tersebut bisa selesai. ”Kami meyakini bisa berprestasi dan dana terbatas tidak masalah. Kami ingin berprestasi dengan selalu mencari kemenangan secara sportif dan memberi pengalaman kompetisi kepada pemain kami,” tandasnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berburu Golden Sunrise di Mangli dan Kesejukan Air Terjun Dlimas

KABUPATEN Magelang menyimpan begitu banyak potensi wisata alam yang begitu besar. Salah satu yang sedang menjadi perbincangan banyak orang adalah kawasan lereng Sumbing. Tepatnya,...

Kabar Soal Jual Beli Kapal Sitaan Secara Ilegal di Belawan Hoaks

JawaPos.com - Kabar soal jual beli kapal secara ilegal yang terjadi di Pelabuhan Belawan Kota Medan beredar luas di masyarakat dan media sosial. Kapal...

Kirim 11 Atlet ke Malaysia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Bersamaan dengan pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta, 11 atlet Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) asal Kota Semarang didelegasikan untuk berlaga dalam...

Jam Operasional Hiburan Malam Dibatasi

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga membatasi jam operasional tempat hiburan malam, seperti karaoke, rumah biliar, dan panti pijat selama bulan Ramadan. Dinas Pariwisata Kota...

Penguatan Kurikulum 2013 melalui PPK

RADARSEMARANG.COM - Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 semakin mempertegas tentang karakter sumber daya manusia yang ingin...

Juarai Pencak Silat  dan Film

MAGELANG–SMK Muhammadiyah Kota Magelang kembali mengukir prestasi di bidang olah raga dan seni. Bertempat di auditorium Universitas Tidar (Untidar) Magelang pada Sabtu-Minggu (4-5/11), SMK...