14.9 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Bioedukasi Off to Online

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

RADARSEMARANG.COM -PERKEMBANGAN teknologi dari Offline ke Online (off to ol) membawa dampak signifikan terhadap proses pembelajaran Biologi. Sehingga pembelajaran Biologi  tidak tergerus perkembangan zaman dan tetap eksis mengikuti perkembangan zaman.

Bioedukasi online sebagai pembelajaran Biologi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan penguasaan konsep dan prinsip Biologi dan saling keterkaitannya dengan IPA lainnya; mengembangkan kemampuan berpikir analitis, induktif, dan deduktif untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peristiwa alam sekitar dengan menggunakan konsep dan prinsip Biologi; serta memupuk sikap ilmiah yaitu jujur, objektif, terbuka, ulet, dan kritis.

Bioedukasi online berbasis TIK yang digunakan dalam proses pembelajaran Biologi menunjukkan bahwa guru bukan hanya sebatas memanfaatkan TIK untuk mengunggah bahan ajar dan peserta didik dapat men-download-nya untuk dipelajari. Tetapi lebih dalam lagi agar peserta didik tidak hanya sebatas memperoleh kumpulan bahan ajar, namun juga peserta didik diharapkan terlibat secara interaktif terhadap sumber belajar maupun interaktif secara diskusi online.

Di sisi lain melalui diskusi termasuk secara online dan interaksi yang terstruktur terhadap bahan ajar akan membangun wacana argumentatif yang mampu melatihkan berpikir kritis. Dengan demikian perlu dipertimbangkan bahan ajar perlu disajikan dengan memperhatikan langkah-langkah pembelajaran, sehingga peserta didik terlibat dalam proses belajar secara mandiri dan terstruktur dan sistematis terhadap bahan ajar tersebut.

Bioedukasi online menjadikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan berbasis TIK lebih efektif, guru perlu mendesain ulang strategi pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran yang memanfaatkan TIK dan menghindari kecenderungan TIK hanya untuk meng-upload tugas dan materi pembelajaran.

Strategi pedagogis yang digunakan dalam Bioedukasi online saat ini terkait dengan paradigm konstruktivisme. Jadi, fokusnya adalah pengembangan lingkungan yang sesuai untuk membangun pengetahuan bukan untuk transfer.

Bioedukasi online merupakan model pembelajaran yang memungkinkan untuk terintegrasi dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sistem online sebagai segala sesuatu alat komunikasi, baik cetak maupun audiovisual, yang digunakan untuk menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima pesan dan merangsang peserta didik untuk belajar. Dalam Bioedukasi dapat mengembangkan media pembelajaran dengan berbasis TIK sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), komputer, komunikasi, elektronik digital, suara, data, jaringan, satelit dan teknologi komunikasi lainnya termasuk di dalamnya perangkat-perangkat pengembangan aplikasi dan multimedia.

Dengan demikian Bioedukasi online dapat menjadikan Biologi sebagai mata pelajaran yang menyenangkan dan dapat menjadikan proses pembelajaran semakin bermakna. Bukan hanya peserta didik yang dituntut untuk melek teknologi akan tetapi guru sebagai pendidik juga diharapkan mengerti, paham dan dapat mengaplikasikan teknologi dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran Biologi semakin variatif dan inovatif. Selain itu juga dimungkinkan adanya pemanfaatan segala bentuk media sosial dalam proses pembelajaran demi kelancaran pembelajaran dan demi tercapainya hasil belajar Biologi pada peserta didik secara maksimal. Bioedukasi online menjadikan Biologi semakin asyik… Semoga. (igi1/aro)

Guru SMP Negeri 1 Salatiga

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...