33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Bayi Tewas di Dalam Kardus

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, SUKOHARJO – Kasus pembuangan bayi terus terulang. Kali ini, bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kardus di Kampung Wonorawi RT 2 RW 6, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo, Sabtu (12/5).

Kali pertama, bayi malang tersebut ditemukan Sapto Wiyono, 66, warga setempat saat hendak ke sawah sekitar pukul 06.30. Dalam perjalanan, dia melihat kardus berkas mi instan tergeletak di pinggir jalan dan terdapat bercak darah.

Karena penasaran, Sapto membuka tutup kardus. Betapa kagetnya dia, ternyata di dalam kardus terdapat orok dan plastik yang diduga berisi tali pusar.

Suwardi, warga lainnya menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan terlarang. “Sudah dilaporkan ke Polsek Sukoharjo kota,” terangnya. Tak lama kemudian, anggota TNI dan polri segera ke lokasi.

Mayat bayi dievakuasi ke RSUD Dr. Moewardi. “Barang bukti yang diamankan di antaranya, kardus, tali pusar yang dibungkus plastik putih, dan kain seperti handuk yang dijadikan alas kardus,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Conctantien Baba mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi. (yan/wa/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harga Rumah Naik 10 Persen

SEMARANG – Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah mengindikasikan terjadi kenaikan harga rumah di awal tahun antara 5 – 10 persen. Kenaikan terjadi seiring...

Pejabat Baru Harus Buktikan Komitmen

SALATIGA – Wali Kota Salatiga Yuliyanto meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Fakhruroji mampu mengayomi Aparatur  Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkota Salatiga. Selain itu, Yuliyanto...

Bantah Korupsi Rp 6 Miliar, Merasa Dikorbankan Atasan

RADARSEMARANG.COM - Juru timbang Gudang Beras Bulog (GBB) Randugarut, Semarang, Nurul Huda, yang mendekam di sel penjara Lapas Kedungpane membuat video pengakuan yang viral di dunia...

Membangun Tanpa Menggusur

Oleh: Dahlan Iskan Kereta berhenti. Saya celingukan. Lingkungan stasiun ini tertata rapi. Bukan hanya stasiunnya saja. Bersih. Tidak ada rumah kumuh. Tidak ada kaki lima. Agak...

Banyak Bangunan Mangkrak di Salatiga

SALATIGA - Kinerja Pemkot Salatiga di masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yulianto-Muh. Haris (Yaris) dipertanyakan. Sebab, banyak pembangunan fasilitas tidak dapat...

Kedai Mangot Maooot: Ikannya Segar, Pedasnya Maut

Mangut dikenal sebagai makanan khas yang mudah ditemukan di kawasan pantura. Masakan berkuah santan dan berbahan ikan asap ini memang favorit. Kali ini Jawa...